Thursday, September 19, 2013

Duo Tartil Lolos Maju Ke MTQ Propinsi

Alhamdulillah, dua dari empat wakil SDIT Alam Nurul Islam yang maju di MTQ TIngkat Kabupaten lolos juara dan berhak maju ke tingkat Propinsi, Kamis, 19 September 2013. Mas Fessa dan Mbak Dias berhasil juara 1 untuk cabang tartil tingkat SD. MTQ kabupaten Sleman diselenggarakan di SMA Seyegan yang menghadirkan peserta dari 17 kecamatan dari tingkat SD hingga SMA/K.

DSC_6750Tahun ini menjadi pengalaman kedua, wakil SDIT Alam di event MTQ mampu lolos ke tingkat Propinsi. Tahun 2012 kemarin Adzan, Alhamdulillah bisa tembus dan juaratingkat Propinsi atas nama Mas Sabiq. Semoga tahun ini Duo Tartil mampu membuktikan 'ampuhnya' metode Qiroaty yang sudah tahunan dipilih dalam pembelajaran baca Qur'an di SDIT Alam.

DSC_6757

Tuesday, September 17, 2013

Lawatan MASDAR Malaysia ke Sekolah Alam Jogja

Suatu kebahagiaan mendapatkan silaturrahiim dari saudara Malaysia yang terhimpun dalam MASDAR atawa Ma'had Tahfiz Sains Darul Muttaqin, Senin 16 September 2013. Sembilan pengurus MASDAR sengaja melakukan lawatan ke Indonesia dalam rangka study banding dalam rangka pengkayaan konsep pendidikan Islam. Selain ke Sekolah Alam Jogja, rombongan sebelumnya berkunjung ke pondok pesantren Modern Gontor, pondok pesantren Assalam Solo, yayasan Al Hikmah Gunung Kidul. Mengapa ke Sekolah Alam Jogja? Dikarenakan Sekolah Alam merupakan konsep yang baru di dunia pendidikan. Sehingga sangatlah perlu untuk belajar bagaimana konsep Sekolah Alam, begitu urai  DR. Sa'adan bin Hj Omar selaku pimpinan rombongan.

DSC_6735

masdar03

Rombongan MASDAR tertarik dengan metode belajar sambil mengalami. Seperti bagaimana konsep alam kubur itu disampaikan melalui praktek siswa-siswinya menjalani proses dibungkus kain kafan, disholatkan dan diletakkan di liang kubur. Yang didapat oleh siswa tidak semata pengetahuan namun pengalaman dan perasaan bagaimana alam kubur itu. Sangatlah perlu untuk dilakukan sebuah seminar antar 2 lembaga yang menemukan masing-masing keunggulan konsep antara MASDAR dan Sekolah Alam. Sehingga muncullah konsep pendidikan Islam yang lebih baik dan efektif menanamkan tidak semata ilmu tapi juga karakter kepada para peserta didiknya. Begitu ajak DR Sa'adan untuk tindak lanjut lawatan ini. Lawatan diakhiri dengan melihat-lihat langsung proses belajar peserta didik di Sekolah Alam Jogja.

masdar01

masdar02

Tuesday, September 3, 2013

Syawalan + Family Gathering + Suksesi Yayasan Nurul Islam

Kurang Afdhol sepertinya di bulan Syawal ini kalo gak ngadakan acara Syawalan. Meski di penghujung bulan, Syawal tinggal beberapa hari tapi tidak menjadi halangan yayasan Nurul Islam untuk mengadakan acara Syawalan. Acara dikemas nyantai dengan format Family Gathering atawa Kumpul keluarga. Seluruh pegawai di semua unit dan pengurus yayasan berikut anggota keluarganya tumplek blek di kompleks SDIT Alam Nurul Islam. Pagi jam 06.00 dimulai dengan acara jalan sehat dan santai.

DSC_6513Rutenya menyusuri kampung dan sawah sekitar Nurul Islam. Tiap keluarga berjalan bareng-bareng baik yang sudah punya pasangan, singel ataupun yang sudah berputra. Sejuk dan segar udara di pagi hari. Mata diliputi pemandangan hijau membentang sawah. Telinga dihibur suara-suara binatang pagi yang berdzikir bersama sambut suasana penuh gembira dan optimis.

DSC_6557Habis jalan dilanjut sarapan. Sudah menunggu snack dan minuman. Jus Sirsak, Jambu, Teh dan Jahe anget. Hidangan utamanya soto panas berlaukkan sate ayam. Makan pagi berkumpul keluarga besar Nurul Islam. Alhamdulillah. Sedaaap.

DSC_6498di sudut sebelah utara sudah berjajar barisan doorprize yang sedap pula. Dari mulai handuk, tea set, blender, seperangkat alat sholat, sepasang ayam, bebek, kambing hingga Kulkas dan Mesin Cuci. Grand Prize nya adalah satu paket tafsir Fii Zhilalil Qur'an karya monumental Sayyid Quthb. Pemenangnya adalah ustadzah Siti Nurrohmah.

DSC_6592Ust Ery selaku pembina yayasan yang menyerahkan Grand Prize memberi pesan bahwa paket tafsir itu bukan untuk dikoleksi tapi untuk dipelajari, diamalkan serta diajarkan. Di penghujung adalah acara terpenting. Yaitu serah terima jabatan ketua yayasan Nurul Islam dari ust. Zidni Immawan kepada ust. Edi Tri Cahyono. Ust. Zidni menjadi ketua yayasan selama 11 tahun. Di perkembangan Nurul Islam yang pesat ini penyegaran pengurus yayasan menjadi kebutuhan. Serah terima jabatan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan daftar aset paling mahal Nurul Islam, yaitu daftar pegawai Nurul Islam. Karena berjalannya roda Nurul islam dengan tetap mengemban misi dakwah tak akan tercapai tanpa ditopang oleh aset SDM pegawai. Selamat ust. Edi, selamat mengemban amanah baru membawa Nurul Islam menuju kemajuan . . . .

DSC_6598

Thursday, August 29, 2013

Cetak Sejarah di MTQ 2013

Di Perhelatan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) 2013 kali ini, SDIT Alam Nurul Islam mencetak sejarah baru. MTQ untuk tingkat kecamatan Gamping ini, sebagai juara umumnya diraih SDIT Alam Nurul Islam. Padahal tak pernah terbesit sekali pun untuk bisa memborong kejuaraan di MTQ kali ini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

4 juara 1 dari cabang MHQ putra oleh Rafi kelas 6C, cabang Saritilawah Putri oleh Aisy kelas 5C, cabang Tartil putra oleh Fessa kelas 4A dan cabang tartil putri oleh Dyas kelas 5C. Sedangkan juara lainnya adalah, cabang Adzan juara 2 oleh Akmal 5B, cabang Pidato putra oleh Zulky juara 2, cabang pidato putri oleh Aline juara 2, cabang MTQ putra oleh Nabiel juara harapan 2, dan cabang MTQ putri oleh Vina 5A juara 2.

OLYMPUS DIGITAL CAMERABagi yang juara 1 akan mewakili kecamatan Gamping dalam 1 tim MTQ tingkat kabupaten Sleman. Selamat dan sukses ya para juara. Semoga kejuaraan umum ini bisa dipertahankan di tahun depan. Amiin.

Tuesday, July 16, 2013

Memulai Kehidupan di SDITAlam dengan Simulasi Budaya SIP(Sholih-Ilmuwan-Pemimpin)

Dear SDITAlamania, belajar di SDIT Alam hakikatnya adalah menjalani kehidupan. Itulah alasan kuat mengapa SDIT Alam harus ber-full day School. Bukan sekedar anak belajar akademik saja selama seharian. Tapi mereka jauh dalam sedang menjalani kehidupan di dunia SDITAlam. Untuk berkehidupan tak akan lepas dengan budaya. Budaya yang akan memberi corak warna perilaku manusia di sebuah entitas atau kesatuan ruang (Waduh maaf, bahasanya agak langitan :) ) Intinya lingkungan yang akan membentuk penghuninya melalui kebiasaan dan adat yang diberlakukan di dalamnya. Nah, di SDITAlam budaya yang berlaku adalah budaya SIP. Sholih, Ilmuwan dan Pemimpin.

DSC_6496

Budaya SIP adalah satu paket kebiasaan yang harus menjadi perilaku setiap warga SDIT Alam Nurul Islam. Ada budaya yang terkait dengan waktu. Pagi, Siang dan Sore.
















Pagi


Siang


Sore



  1. Memakai sepatu dan seragam sesuai ketentuan

  2. Datang sebelum jam 07.15

  3. Petugas piket datang sebelum jam 07.00

  4. Berpamitan dan bersalaman dengan orang tua

  5. 5 S : salam, senyum, menyapa (sesuai dengan hari berbahasa), sopan, santun dengan guru

  6. Melepas dan merapikan sepatu sesuai adabnya

  7. Meletakkan barang sesuai tempatnya

  8. Membersihkan kaki sebelum masuk

kelas (keset)

  1. 5 S sebelum masuk kelas (guru dan teman-teman)

  2.  Wudhu, sholat dhuha dan al-matsurat dengan tertib

  3. Ketika terdengar adzan dari masjid sekolah, menghentikan aktivitas apapun dan menjawab seruan adzan (kecuali di WC)

  4. Berdoa ditempat setelah adzan (dengan mengangkat tangan)

  5. Bersegera wudhu setelah mendengar adzan (masjid sekolah)

  6. Bersegera menuju tempat ibadah :

Kelas 1 – 3 : di kelasKelas 4 – 6 : di masjid

  1. Bersegera melaksanakan sholat sunnah (di masjid)

  2. Bersegera makan setelah dari masjid



  1. 5S : salam, senyum, sapa, sopan dan santun setelah penutupan

  2. Sebelum dijemput, tetap berada di sekolah (yang diantar jemput), jika ada keperluan penting di luar sekolah harus ijin

  3. Segera pulang ke rumah (bagi yang bersepeda dan jalan kaki)


DSC_6525Juga budaya di setiap tempat di SDIT Alam

Budaya Di Dalam Kelas :














S


I


P



  1. Ucapkan salam ketika masuk

  2. Membersihkan kaki / keset

  3. Menulis sesuai dengan tempatnya

  4. Tidak bermain bola di kelas

  5. Tidak berdiri/duduk di atas meja

  6. Menjaga kebersihan

  7. Membiasakan ijin saat menggunakan barang orang lain

  8. Menggunakan barang/perlengkapan kelas sesuai kegunaannya

•             Berkatalah jujur•             Berani mengungkapkan pendapat

•             Berani bertanya

•             Mencatat pelajaran dengan lengkap dan menyimpan dengan rapi

•             Hindari perbuatan yang merusak

•             Bersikap mandiri (membawa alat tulis lengkap)
•    Mendengarkan di saat orang lain bicara•     Siap sedia menerima perintah ustadz/ah

•     Mengerjakan tugas dengan tuntas

•     Berani mengungkapkan pendapat

  • Menerima nasehat/kritik

  • Berani mengingatkan

  • Jika datang terlambat, minta maaf dan menjelaskan penyebab keterlambatannya

  • Pada saat pembelajaran berlangsung, tidak boleh makan .

  • Pada saat pembelajaran berlangsung boleh minum atas ijin ustadz/ah

  • Setiap keluar kelas saat pelajaran berlangsung, harus minta ijin kepada ustadz/ah menggunakan bahasa sesuai dengan hari yang ditentukan

  • Berdoa setiap memulai pelajaran (sesuai dengan jadwal)


Budaya Di Kamar Mandi :














S


I


P



  1. Berdoa saat masuk dan keluar kamar mandi

  2. Masuk dengan kaki kiri

  3. Keluar dengan kaki kanan

  4. Diam dan tenang saat di kamar mandi

  5. Menggunakan air secukupnya

( BAK menyiram 7 x, BAB menyiram 11 x) sampai tidak berbau dan tidak berwarna

  1. Masuk ke kamar mandi sendiri-sendiri

  2. Masuk menghidupkan kran

  3. Keluar mematikan kran

  4. Tidak memindah barang yang ada di dalam kamar mandi

10.Tidak bermain air dan barang yang ada di dalam kamar mandi

11.Menggulung celana saat mau masuk di kamar mandi

12.Putra : BAB dan BAK jongkok dan celana dilepas

13.Putri : BAB dan BAK jongkok, celana dan rok  dilepas

14.Menggunakan sandal saat di kamar mandi (sandal yang disediakan)

15.Putri : anak putri yang membuang pembalut harus dibersihkan dan dibungkus dengan kresek hitamterlebih dahulu.

16.Meludah, BAK, BAB di kloset


  1. Memastikan air, sabun dan parfum (pewangi kamar mandi) tersedia

  2. Meminta kepada petugas kebersihan jika sabun dan parfum habis



  1. Antri dengan tertib dan sopan

  2. Jika menemukan kotoran di kloset harus membersihkan

  3. Jika menemukan barang yang tertinggal di kamar mandi lapor ke ustadz/ah terdekat

  4. Jika ada kerusakan di kamar mandi lapor kepada ustadz/ah terdekat


Budaya Di Masjid :














S


I


P



  1. Melepas sandal dengan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar

  2. Berdoa saat masuk dan keluar masjid

  3. Masuk dengan kaki kanan dan keluar dengan kaki kiri

  4. Jika melihat masjid kotor segera dibersihkan

  5. Sholat tahiyatul masjid sebelum duduk

  6. Sholat sunah qobliyah

  7. Sholat dengan sungguh-sungguh, khusu’ dan tumakninah

  8. Mengutamakan shaf terdepan

  9. Tidak bepindah-pindah shaf ketika sholat dimulai

  10. Merapatkan shaf

  11. Tidak bermain dengan benda-benda yang ada di masjid

  12. Selesai sholat ashar, bersalaman dengan santun dan tertib

  13. Berdzikir atau membaca Al Qur’an

  14. Mendengarkan kultum dengan tenang



  1. Membawa mukena sendiri

  2. Tidak membooking tempat sholat dengan menaruh mukena

  3. Tidak menginggalkan barang pribadi (kaos kaki)

  4. Saling menasehati


DSC_6536

Budaya Di Kantor :














S


I


P



  1. Melepas sandal mendahulukan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar

  2. 5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan

  3. Meminta ijin untuk masuk ruangan

  4. Masuk ruangan jika sudah diijinkan

  5. Berada di kantor seperlunya (sesuai kebutuhan)

  6. Meminta maaf dan berterimakasih jika keperluan sudah selesai

  7. Pamit jika keperluan sudah selesai

  8. Tidak masuk ruangan jika ruangan kosong

  9. Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan

  10. Siswa yang meminjam barang di kantor, mencatat pada kertas yang disediakan

  11. Segera mengembalikan barang yang dipinjam setelah selesai menggunakan.

  12. Berani mengungkapkan maksud dan tujuan dengan jelas


BUDAYA DI PERPUSTAKAAN :














S


I


P



  1. Melepas sandal mendahulukan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar

  2. 5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan

  3. Mengisi daftar pengunjung perpustakaan

  4. Tidak makan dan minum di perpustakaan

    1. Carilah buku yang diinginkan sampai dapat, jika kesulitan bertanyalah pada penjaga

    2. Bacalah buku paling sedikit 1 halaman



  1. Jagalah ketertiban

  2. Kembalikan buku/barang ke tempat semula

  3. Kembalikan buku pinjaman tepat pada waktunya

  4. Tidak bermain-main dengan alat peraga

  5. Merawat dan menjaga buku dengan tidak mencoret dan tidak menyobek

  6. Tidak menghabiskan waktu di perpustakaan ketika pembelajaran di kelas berlangsung (kecuali tugas guru)


DSC_6542BUDAYA DI LAB KOMPUTER :














S


I


P



  1. Melepas sandal dengan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar

  2. 5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan

  3. Masuk ruangan atas ijin ustadz (tidak diijinkan masuk jika ruangan kosong)

  4. Tidak boleh membawa makanandan minumandi lab computer

  5. Membawa peralatan yang dibutuhkan saja

  6. Menjaga kebersihan dan kerapihan ruang komputer

  7. Mengoperasikan computer atas ijin ustadz

  8. Menggunakan computer sesuai instruksi / tema pembelajaran

  9. Jika terjadi gangguan segera melapor ke ustadz yang menjaga

  10. Tidak membuat getaran di meja

  11. Jagalah ketertiban

  12. Mengambil dan merapikan kursi dan perangkat komputer ke tempat semula

  13. Duduk sesuai dengan nomer urut/presensi


Budaya Di GOR :














S


I


P



  1. Melepas sandal dengan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar (rak)

  2. 5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan

  3. Menjunjung tinggi sportivitas

  4. Menggunakan GOR sesuai dengan jadwal yang ditentukan

  5. Sebelum menggunakan GOR harus menyapu terlebih dahulu

  6. Menjaga kebersihan (membuang sampah ketika melihat sampah)

  7. Mengembalikan barang ke tempat semula

  8. Cuci kaki dan tangan setelah main di lapangan

  9. Membersihkan pakaian dari debu dan kotoran setelah bermain

  10. Segala bentuk kecelakaan yang terjadi, segera melapor kepada ustadz/ah terdekat

    1. Jagalah ketertiban

    2. Berani menasehati teman jika melakukan kesalahan

    3. Berani bertanggung jawab jika terjadi sesuatu karena permainan


Budaya Di lapangan :














S


I


P



  1. 5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan

  2. Menjunjung tinggi sportivitas

  3. Menggunakan lapangan sesuai dengan jadwal yang ditentukan

  4. Sebelum menggunakan halaman harus membersihkan terlebih dahulu

  5. Menjaga kebersihan (membuang sampah ketika melihat sampah)

  6. Mengembalikan barang ke tempat semula

  7. Cuci kaki dan tangan setelah main di lapangan

  8. Membersihkan pakaian dari debu dan kotoran setelah bermain

    1. Segala bentuk kecelakaan yang terjadi, segera melapor kepada ustadz/ah terdekat

    2. Jagalah ketertiban

    3. Berani menasehati teman jika melakukan kesalahan

    4. Berani bertanggung jawab jika terjadi sesuatu karena permainan


Budaya Di Tempat wudhu :














S


I


P



  1. Berdoa sebelum dan sesudah wudhu

  2. Tidak bergurau dan bercanda



  1. Menggulung celana sampai setengah betis

  2. Menggulung lengan baju sampai siku

  3. Menggunakan air secukupnya

  4. Selesai menggunakan air, dipastikan kran tertutup rapat

    1. Menjaga ketertiban (antri)

    2. Bersegera wudhu


Budaya Di Tempat Cuci Piring :














S


I


P



  1. Membuang sisa makanan ke tempat yang disediakan

  2. Mencuci piring menggunakan peralatan cuci piring

  3. Jika sabun habis segera minta ke dapur



  1. Berani mengingatkan teman jika ada yang tidak tertib

  2. Selesai menggunakan air, dipastikan kran tertutup rapat

  3. Menggunakan air secukupnya

  4. Menjaga ketertiban (antri)

  5. Bersegera menyelesaikan tugas


Budaya Di Dapur :














S


I


P



  1. 5 S : senyum, salam, sapa, sopan dan santun

  2. Meminta ijin

  3. Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan

  4. Berterima kasih dan pamit jika keperluan sudah selesai

    1. Siswa yang meminjam harus mengisi form peminjaman barang yang disediakan dan segera mengembalikan

    2. Menjaga ketertiban (antri)

    3. Mengembalikan barang yang telah dipinjam

    4. Bertanggungjawab atas barang yang dipinjam


Budaya Di School Market :














S


I


P



  1. 5 S : senyum, salam, sapa, sopan dan santun

  2. Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan

  3. Berterima kasih dan pamit jika keperluan sudah selesai

  4. Tidak boleh membeli makanan (kecuali air mineral)

  5. Tidak boleh berhutang

  6. Jujur

  7. Mengecek uang kembalian



  1. Menjaga ketertiban (antri)


Budaya Di UKS :














S


I


P



  1. Melepas sandal mendahulukan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar

  2. 5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan

  3. Masuk ruangan atas ijin ustadz (tidak diijinkan masuk jika ruangan kosong)

  4. Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan

  5. Mengisi daftar pasien

  6. Mengisi daftar pengunjung

  7. Menjaga kebersihan dan kerapihan

  8. Menggunakan obat-obatan sesuai dengan keperluan

    1. Jika terjadi gangguan segera melapor ke ustadz yang menjaga

    2. Jagalah ketertiban

Monday, June 24, 2013

Tarhib Ramadhan 1434 H : The President

Dear SDITAlamania, Ramadhan kali ini alhamdulillah kan sebentar lagi tiba.  Cuma agak spesial waktunya. Pas liburan akhir semester. Jadinya memasuki tahun ajaran baru nanti pas masuk Ramadhan pekan-pekan pertama. Karena pekan depan liburan udah mulai, agenda tarhib via pawai Ramadhan diajukan agak jauh sebelum Ramadhan dimulai.

DSC_4392Karena agak jauh itu rasa dan nuansa Ramadhan pun belum bersemi. Tapi, justru tugas utama kegiatan tarhib ini. Yaitu menciptakan suasana bergembira sambut Ramadhan. Misi kita di pawai ini cuma satu, yaitu menyalurkan gembira dan bahagia kita kepada semua masyarakat di sekitar yang dilewati rombongan pawai, begitu pesan kepsek, ust. Udin. Jika sewaktu kita lewat,orang-orang banyak ceria nan gembira. Berarti misi kita sukse. Tetapi, jika sewaktu berjalan, kita malah mengganggu orang-orang di sekitar. Mengganggu hak pakai jalan, sehingga orang-orang justru dongkol dan marah. Berarti misi kita gagal. Berbagai persiapan yang telah kita buat sia-sia. Bukan ceria yang kita ciptakan tapi malah kemarahan. Begitu peringatan ust.Udin di dalam sambutannya.

DSC_4396Tema pawai kali ini adalah The President. Bapak presiden dan wakilnya akan langsung tiba dan meninjau rakyat yang akan melakukan demo BBM. Tapi BBM ini bukan Bahan Bakar Minyak loh, tapi Benar-Benar Menyambut. Bapak Presiden akan segera mendukung dengan program BaLSem. Tapi ini bukan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat loh. Tapi BaLas dengan SenyuMan. Karena pawai ini bertujuan untuk mengajak orang supaya bergembira sambut Ramadhan. Anak-anak pada kaget, tiba-tiba di tengah lapangan muncul mobil yang dibawa oleh paspampres berseragan ijo-ijo. Kemudian, keluarlah Bapak Presiden dan wakilnya. Yang langsung cek setiap peserta. Setelah sudah dipastikan beres. Bapak presiden langsung melepas satu per satu pasukan.

DSC_4401Rombongan diperpanjang dengan gabungan dari siswa-siswi dari SMPIT Alam Nurul Islam. Berbagai kostum dipakai sesuai dengan tema yang dipilih. Ada yang bertema pekerjaan lengkap dengan kostum profesinya, kaum tani bahkan ada pula yang bertemakan tokoh wayang.

DSC_4414

DSC_4390Tidak ketinggalan ustadz-ustadzahnya berkostum untuk semarakkan pawai. Menarik perhatian agar pesan sambut ramadhan sampai mengena. Hingga di hati. Sepanjang perjalanan tak lupa bunga dan jadwal imsakiyak dibagikan kepada masyarakat sekitar.

DSC_4480Bapak Presiden dan wakilnya setia sekali mengawal seluruh rombongan. Untuk memastikan BBM (Benar-benar Menyambut) kena ke semua masyarakat. Dan dengan tetap senyum meski di hari yang terik panas tak mengurangi semangat sambut Ramadhan.

DSC_4618Seperti biasa, setelah agenda pawai dilanjutkan dengan bersih kelas. Semua siswa bergotong royong memastikan tak ada kotoran sedikit pun di setiap sudut kelas. Masing-masing kegiatan ini, baik pawai dan kebersihan akan diambil juaranya. Waktu pengumuman tiba, semua siswa dikumpulkan di GOR. Sambil menunggu hasil penilaian, anak-anak diberi doorprize melalui pertanyaan. Juga diselingi dengan pemutaran film animasi dari ProductiveMuslim.com yang berisi tentang tips-tips Ramadhan. Ust. gusdul juga kita sudah terlanjur menyebut ibadah syiam dengan puasa. Padahal puasa berasal dari kata sanksekerta yaitu pawasa yang berarti menderita. Padahal dengan syiam justru kita harus produktif, bukan malah menderita. Ya kan dear?

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=bdJIVq_J168?rel=0]

Saturday, June 22, 2013

Khotmil Qur'an 2013

Dear SDITAlamania, sungguh tahun ini penuh kejutan yang ditunjukkan oleh para siswa di bidang baca tulis al-Qur'an. Pasalnya, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Siswa yang lulus Imtihan alias ujian akhir Qiroaty menunjukkan jumlah yang berlipat. Ada 20 anak. Subhanallah. Ke-20 anak itu yang lulus dengan kriteria nilai terpenuhi dari 30 siswa yang mengikuti prosesi mtihan akhir semester 2 ini. Sebagai bentuk syukur dan merupakan rangkaian yang dilalui para siswa yang sudha lulus metode Qiroaty, mereka harus menjalani Khotmil Qur'an.

qiroaty1Namun, dari 20 siswa itu mayoritas siswa putri yang putra hanya 2 saja. Itu pun kalem-kalem semua. Sepertinya untuk lulus Qiroaty memang harus butuh karakter yang tekun. Ada perbandingan lurusnya. Kebetulan peraih nilai UN tertinggi juga lulus imtas. Meski tidak semua kelas 6, siswa kelas 5 dan 4 cukup banyak juga. Malahan saat imtas ada 1 anak kelas 3 yang juga ikut. Dan nilainya nyaris kurang sedikit saja lulus.

qiroaty2Acara khotmil diawali dengan prosesi khataman. Semua anak membaca surat-surat pilihan yang dibaca sesuai kaidah dan lagu Qiroaty. Terdengar jelas dan rampak bacaannya. Undangan yang hadir selain orang tua siswa yang dikhatami, juga mengundang orang tua/wali siswa lainnya. Juga perwakilan dari lembaga Qiroaty dari sekolah lain. Dan tidak lupa dari korcab Qiroaty Jogja.

qiroaty6Di acara tersebut, hadir ust. Syatori Abdurouf yang memberikan tausyiah terkait dengan Qur'an. Di awal tausyiahnya, ustadz Syatori menyentil, jangan sampai acara yang membahagiakan ini justru mencemooh para orang tua. Lho kok bisa. Orang mungkin akan langsung menganggap bahwa si anak yang telah lulus ujian imtas dan bagus dalam membaca Qur'an, tentulah orang tuanya lebih ahli. Meski kemudian hal itu tidak serta merta selalu benar. Sehingga orang tua bisa saja jadi malu dengan anggapan itu. Beliau menyampaikan, bahwa Qur'an itu bisa mendatangkan karomah. Karomah bermakna, mampu meluluhkan. Beliau contohkan, misal ada pengumuman ada seorang anak berusia 10 tahun hafal 30 juz, hati siapapun yang mendengarnya akan takjub, dan luluh. Bahkan Qur'an itu mampu menghadirkan pengaruh kuat bagi pendengar meskipun kurang paham maknanya. Qur'an yang dibaca itu haruslah mampu merasuk ke dalam hati. Karena dengan itu jadilah hati punya furqon, pembeda. Yang siap digunakan dalam memutuskan baik-buruk, benar-salah dan manfaat-madharat. Qur'an juga akan menambah keimanan.qiroaty3Di sesi akhir, setiap peserta akan diuji publik. Setiap hadirin dipersilahkan memberikan pertanyaan. Baik yang terkait khusus ilmu Qur'an maupun hal lain yang masih ada hubungannya dengan Qur'an dan aktivitas belajar baca Qur'an. Beberapa hadirin tampak serius memberikan pertanyaan. Alhamdulillah para siswa mampu menjawab dengan tuntas, meski ada satu pertanyaan yang dibatalkan dikarenakan hal tersebut belum menjangkau pengetahuannya.

qiroaty5 qiroaty4