Wednesday, October 30, 2013

Alhamdulillah Tuntas. Tinggal Menunggu Hasil . . .

2013 menjadi kali kedua SDIT Alam Nurul Islam menjalani proses Akreditasi. Setelah mendapatkan perpanjangan selama setahun dari Akreditasi pertama di tahun 2007 dengan nilai A. Barangkali perasaan was-was dan gambaran setumpuk dokumen serta sarana dan prasarana yang harus diwujudkan tampak menghantui manakala 'makhluk' Akreditasi hadir. Padahal status sekolah yang terakreditasi sebenarnya tidak semata sebagai penentu bisa tidaknya untuk menyelenggarakan Ujian Nasional. Tapi, akreditasi menjadi cermin untuk melihat sehatnya pengelolaan sekolah dalam 8 standar pendidikan  nasional. Yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga pendidik, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian.

20131029_082954Status akreditasi berlaku untuk 5 tahun. Artinya proses pendidikan di sebuah sekolah selama 5 tahun itu akan dilihat bukti dokumen pelaksanaannya melalui 8 standarpendidikan nasional. Sederhananya, tertib dokumen dan administrasi menjadi bagian yang dominan mendukung suksesnya akreditasi. Sehingga, sebenarnya tidak harus persiapan besar-besaran untuk diakreditaamsi, karena kegiatan itu sudah merupakan rutinitas pelaksanaan kegiatan dan program. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, kontrol, evaluasi, tindaklanjut hingga laporan ketercapaian hasil. Semua 8 standar dituangkan dokumennya dalam proses yang tersebut.

20131030_122516Akreditasi diawali dengan proses penilaian diri. Sekolah menilai sendiri melalui 157 instrumen yang merupakan detail dari 8 standar pendidikan. Setelah itu, petugas asessor yang ditunjuk Badan Akreditasi Nasional hadir untuk mencocokkan penilaian dari sekolah dengan kondisi realita yang ada. Selama 2 hari. Alhamdulillah, dari visitasi yang dilakukan asessor meski ada yang menurun namun lebih banyak yang dipotret dan dinilai lebih baik dari asessor. Semoga kita tunggu hasilnya di bulan Desember 2013, SDIT Alam Nurul Islam tetep bisa mempertahankan nilai akreditasinya di posisi A. Amiin.

Wednesday, October 23, 2013

Aksiku Peduli Bumi Kelas 3

Dear SDITAlamania, untuk menunjukkan kepedulian memang harus dinyatakan. Tak cukup hanya niat semata. Bumi kita yang satu ini sudah sangat darurat butuh kepedulian kita. Apalagi Allah sengaja mencipta kita, manusia memang diberi tugas untuk memakmurkan bumi. Jadi, manakala ada manusia kok merusak bumi, itu sama saja dengan menentang perintah Allah. Mencemooh Allah. Naudzubillah. Menumbuhkan kepedulian pada bumi harus sedini mungkin. Alhamdulillah, siswa-siswa kelas 3 SDIT Alam Nurul Islam melakukan kegiatan berupa ekspo atawa pameran. Yang dipamerkan adalah semua produk yang mencirikan dan menunjukkan kepedulian pada bumi.

DSC_6864Produk yang dipamerkan mayoritas dibuat dari barang bekas yang dibuat berbagai hal. Para siswa membuat sebagai proyek selama liburan Idul Qurban. Mainan, hiasan, seni kriya, dan lain-lain.

DSC_6841Pameran itu dibuka untuk umum. Adik dan kakak kelas tertarik untuk ikut menikmati dan mengapresiasi. Tak ketinggalan juga transaksi.

DSC_6839Yang gak sempeet beli cukup terhibur menikmati uniknya benda-benda dari barang bekas. "Meski kecil aksinya namun turut menyumbang keselamatan bumi" begitu pesan ustadz Ariefuddin sewaktu mengomentari di acara ekspo. Selain mengamati, pengunjung juga bisa memberikan komentar tertulis terkait kepeduliannya dengan bumi.

DSC_6851DSC_6852DSC_6853 DSC_6855 DSC_6856 DSC_6861Ini aksiku untuk satu bumiku, Mana aksimu ?

Peluncuran Layanan Perpustakaan Berbasis Barcoding

Dear SDITAlamania, Alhamdulillah sekarang pinjam buku makin mudah dan cepat. Kalo dulu harus tulis-tulis. Sekarang tinggal tunjukkan kartu trus discan, udah deh. Ditambah lagi petugas perpustakaan yang juga baru. Ustadz Wahid. Jadinya gak ada alasan lagi deh untuk ribet kalo pinjem buku. Nah, layanan itu pagi ini resmi diluncurkan. Lewat kegiatan Rabu apresiasi, semua siswa dari kelas 1 sampe 6 dikumpulkan di GOR.

DSC_6801Target dari peluncuran ini sekaligus untuk sosialisasi cara peminjaman buku di perpustakaan. Selain dijelaskan secara lisan, penjelasan juga disampaiakna secara visual melalui film simulasi cara peminjaman buku cara baru yang diperankan siswa.






Pertama, masuk perpustakaan ucapkan salam. Kemudian menuju petugas ustadz Wahid dengan menyerahkan kartu untuk dipindai atau discan kehadirannya. Setelah itu dilanjut dengan mencari buku yang akan dipinjam. Begitu buku sudah didapat langsung diserahkan ke ustadz Wahid untuk dipindai barcode yang ada dibuku dan di kartu sebagai tanda bahwa buku sudah dipinjam. Udah deh selesai. Cepat, mudah lagi.

DSC_6808Setiap siswa diharuskan memiliki kartu yang sudah dipasang barcode di dalamnya. Kartu akan digunakan sebagai kartu presensi masuk perpustakaan dan untuk peminjaman buku. Untuk mendapatkannya, setiap siswa diharuskan membayar Rp. 1.500 saja. Murah kan? Di kartu tersebut sudah terisi biodata siswa dilengkapi pas foto. Untuk peminjaman, dalam satu hari setiap anak hanya diperkenankan meminjam satu eksemplar buku. Dengan waktu peminjaman selama 1 pekan. Keterlambatan pengembalian buku akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 per hari keterlambatan.

DSC_6819Sudahkah kalian siap untuk pinjam buku sesering mungkin di perpustakaan? Sudahkah kalian siap untuk menjadi Raja dan Ratu Buku di tahun ini. Ayo tak usah nunggu lama, segera dapatkan kartumu dan pindaikan di mesin pindai perpustakaan !

Sunday, October 20, 2013

In Memoriam with Datu Damarjati

Berita duka cukup mengagetkan muncul di pagi hari ini (Ahad/20 okt 13) mas Datu Damarjati, alumnus SDIT Alam Nurul Islam tahun kemarin dipanggil Allah SWT. Sakit Demam Berdarah dideritanya. Semoga dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan semua amal kebaikannya diterimaNya. Mas Datu saat ini tercatat sebagai santri pondok Pesantren Taruna Al Qur'an.

datu in peaceIbunya mas Datu menyampaikan, " Datu sangat disayang Allah . . . Datu sangat dicintai Allah, sehingga Subuh kemarin (Ahad) telah diambilNya di saat belum aqil baligh, Allah bebaskan Datu dari segala dosa, fitnah dunia dan diberi kebahagiaan abadi. Datu sudah semangat jadi hafidz, semoga Datu meninggal sebagai mujahid karena dalam rangka belajar al Qur'an." Banyak kenangan yang dibuat mas datu di Nurul Islam. Berikut memori mas datu sewaktu main film tentang Palestine. Gaza I'm in Love.














Thursday, September 19, 2013

Duo Tartil Lolos Maju Ke MTQ Propinsi

Alhamdulillah, dua dari empat wakil SDIT Alam Nurul Islam yang maju di MTQ TIngkat Kabupaten lolos juara dan berhak maju ke tingkat Propinsi, Kamis, 19 September 2013. Mas Fessa dan Mbak Dias berhasil juara 1 untuk cabang tartil tingkat SD. MTQ kabupaten Sleman diselenggarakan di SMA Seyegan yang menghadirkan peserta dari 17 kecamatan dari tingkat SD hingga SMA/K.

DSC_6750Tahun ini menjadi pengalaman kedua, wakil SDIT Alam di event MTQ mampu lolos ke tingkat Propinsi. Tahun 2012 kemarin Adzan, Alhamdulillah bisa tembus dan juaratingkat Propinsi atas nama Mas Sabiq. Semoga tahun ini Duo Tartil mampu membuktikan 'ampuhnya' metode Qiroaty yang sudah tahunan dipilih dalam pembelajaran baca Qur'an di SDIT Alam.

DSC_6757

Tuesday, September 17, 2013

Lawatan MASDAR Malaysia ke Sekolah Alam Jogja

Suatu kebahagiaan mendapatkan silaturrahiim dari saudara Malaysia yang terhimpun dalam MASDAR atawa Ma'had Tahfiz Sains Darul Muttaqin, Senin 16 September 2013. Sembilan pengurus MASDAR sengaja melakukan lawatan ke Indonesia dalam rangka study banding dalam rangka pengkayaan konsep pendidikan Islam. Selain ke Sekolah Alam Jogja, rombongan sebelumnya berkunjung ke pondok pesantren Modern Gontor, pondok pesantren Assalam Solo, yayasan Al Hikmah Gunung Kidul. Mengapa ke Sekolah Alam Jogja? Dikarenakan Sekolah Alam merupakan konsep yang baru di dunia pendidikan. Sehingga sangatlah perlu untuk belajar bagaimana konsep Sekolah Alam, begitu urai  DR. Sa'adan bin Hj Omar selaku pimpinan rombongan.

DSC_6735

masdar03

Rombongan MASDAR tertarik dengan metode belajar sambil mengalami. Seperti bagaimana konsep alam kubur itu disampaikan melalui praktek siswa-siswinya menjalani proses dibungkus kain kafan, disholatkan dan diletakkan di liang kubur. Yang didapat oleh siswa tidak semata pengetahuan namun pengalaman dan perasaan bagaimana alam kubur itu. Sangatlah perlu untuk dilakukan sebuah seminar antar 2 lembaga yang menemukan masing-masing keunggulan konsep antara MASDAR dan Sekolah Alam. Sehingga muncullah konsep pendidikan Islam yang lebih baik dan efektif menanamkan tidak semata ilmu tapi juga karakter kepada para peserta didiknya. Begitu ajak DR Sa'adan untuk tindak lanjut lawatan ini. Lawatan diakhiri dengan melihat-lihat langsung proses belajar peserta didik di Sekolah Alam Jogja.

masdar01

masdar02

Tuesday, September 3, 2013

Syawalan + Family Gathering + Suksesi Yayasan Nurul Islam

Kurang Afdhol sepertinya di bulan Syawal ini kalo gak ngadakan acara Syawalan. Meski di penghujung bulan, Syawal tinggal beberapa hari tapi tidak menjadi halangan yayasan Nurul Islam untuk mengadakan acara Syawalan. Acara dikemas nyantai dengan format Family Gathering atawa Kumpul keluarga. Seluruh pegawai di semua unit dan pengurus yayasan berikut anggota keluarganya tumplek blek di kompleks SDIT Alam Nurul Islam. Pagi jam 06.00 dimulai dengan acara jalan sehat dan santai.

DSC_6513Rutenya menyusuri kampung dan sawah sekitar Nurul Islam. Tiap keluarga berjalan bareng-bareng baik yang sudah punya pasangan, singel ataupun yang sudah berputra. Sejuk dan segar udara di pagi hari. Mata diliputi pemandangan hijau membentang sawah. Telinga dihibur suara-suara binatang pagi yang berdzikir bersama sambut suasana penuh gembira dan optimis.

DSC_6557Habis jalan dilanjut sarapan. Sudah menunggu snack dan minuman. Jus Sirsak, Jambu, Teh dan Jahe anget. Hidangan utamanya soto panas berlaukkan sate ayam. Makan pagi berkumpul keluarga besar Nurul Islam. Alhamdulillah. Sedaaap.

DSC_6498di sudut sebelah utara sudah berjajar barisan doorprize yang sedap pula. Dari mulai handuk, tea set, blender, seperangkat alat sholat, sepasang ayam, bebek, kambing hingga Kulkas dan Mesin Cuci. Grand Prize nya adalah satu paket tafsir Fii Zhilalil Qur'an karya monumental Sayyid Quthb. Pemenangnya adalah ustadzah Siti Nurrohmah.

DSC_6592Ust Ery selaku pembina yayasan yang menyerahkan Grand Prize memberi pesan bahwa paket tafsir itu bukan untuk dikoleksi tapi untuk dipelajari, diamalkan serta diajarkan. Di penghujung adalah acara terpenting. Yaitu serah terima jabatan ketua yayasan Nurul Islam dari ust. Zidni Immawan kepada ust. Edi Tri Cahyono. Ust. Zidni menjadi ketua yayasan selama 11 tahun. Di perkembangan Nurul Islam yang pesat ini penyegaran pengurus yayasan menjadi kebutuhan. Serah terima jabatan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan daftar aset paling mahal Nurul Islam, yaitu daftar pegawai Nurul Islam. Karena berjalannya roda Nurul islam dengan tetap mengemban misi dakwah tak akan tercapai tanpa ditopang oleh aset SDM pegawai. Selamat ust. Edi, selamat mengemban amanah baru membawa Nurul Islam menuju kemajuan . . . .

DSC_6598