Dear SDITAlamania, Alhamdulillah sekarang pinjam buku makin mudah dan cepat. Kalo dulu harus tulis-tulis. Sekarang tinggal tunjukkan kartu trus discan, udah deh. Ditambah lagi petugas perpustakaan yang juga baru. Ustadz Wahid. Jadinya gak ada alasan lagi deh untuk ribet kalo pinjem buku. Nah, layanan itu pagi ini resmi diluncurkan. Lewat kegiatan Rabu apresiasi, semua siswa dari kelas 1 sampe 6 dikumpulkan di GOR.
Target dari peluncuran ini sekaligus untuk sosialisasi cara peminjaman buku di perpustakaan. Selain dijelaskan secara lisan, penjelasan juga disampaiakna secara visual melalui film simulasi cara peminjaman buku cara baru yang diperankan siswa.
Pertama, masuk perpustakaan ucapkan salam. Kemudian menuju petugas ustadz Wahid dengan menyerahkan kartu untuk dipindai atau discan kehadirannya. Setelah itu dilanjut dengan mencari buku yang akan dipinjam. Begitu buku sudah didapat langsung diserahkan ke ustadz Wahid untuk dipindai barcode yang ada dibuku dan di kartu sebagai tanda bahwa buku sudah dipinjam. Udah deh selesai. Cepat, mudah lagi.
Setiap siswa diharuskan memiliki kartu yang sudah dipasang barcode di dalamnya. Kartu akan digunakan sebagai kartu presensi masuk perpustakaan dan untuk peminjaman buku. Untuk mendapatkannya, setiap siswa diharuskan membayar Rp. 1.500 saja. Murah kan? Di kartu tersebut sudah terisi biodata siswa dilengkapi pas foto. Untuk peminjaman, dalam satu hari setiap anak hanya diperkenankan meminjam satu eksemplar buku. Dengan waktu peminjaman selama 1 pekan. Keterlambatan pengembalian buku akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 per hari keterlambatan.
Sudahkah kalian siap untuk pinjam buku sesering mungkin di perpustakaan? Sudahkah kalian siap untuk menjadi Raja dan Ratu Buku di tahun ini. Ayo tak usah nunggu lama, segera dapatkan kartumu dan pindaikan di mesin pindai perpustakaan !
Berita duka cukup mengagetkan muncul di pagi hari ini (Ahad/20 okt 13) mas Datu Damarjati, alumnus SDIT Alam Nurul Islam tahun kemarin dipanggil Allah SWT. Sakit Demam Berdarah dideritanya. Semoga dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan semua amal kebaikannya diterimaNya. Mas Datu saat ini tercatat sebagai santri pondok Pesantren Taruna Al Qur'an.
Ibunya mas Datu menyampaikan, " Datu sangat disayang Allah . . . Datu sangat dicintai Allah, sehingga Subuh kemarin (Ahad) telah diambilNya di saat belum aqil baligh, Allah bebaskan Datu dari segala dosa, fitnah dunia dan diberi kebahagiaan abadi. Datu sudah semangat jadi hafidz, semoga Datu meninggal sebagai mujahid karena dalam rangka belajar al Qur'an." Banyak kenangan yang dibuat mas datu di Nurul Islam. Berikut memori mas datu sewaktu main film tentang Palestine. Gaza I'm in Love.
Alhamdulillah, dua dari empat wakil SDIT Alam Nurul Islam yang maju di MTQ TIngkat Kabupaten lolos juara dan berhak maju ke tingkat Propinsi, Kamis, 19 September 2013. Mas Fessa dan Mbak Dias berhasil juara 1 untuk cabang tartil tingkat SD. MTQ kabupaten Sleman diselenggarakan di SMA Seyegan yang menghadirkan peserta dari 17 kecamatan dari tingkat SD hingga SMA/K.
Tahun ini menjadi pengalaman kedua, wakil SDIT Alam di event MTQ mampu lolos ke tingkat Propinsi. Tahun 2012 kemarin Adzan, Alhamdulillah bisa tembus dan juaratingkat Propinsi atas nama Mas Sabiq. Semoga tahun ini Duo Tartil mampu membuktikan 'ampuhnya' metode Qiroaty yang sudah tahunan dipilih dalam pembelajaran baca Qur'an di SDIT Alam.
Suatu kebahagiaan mendapatkan silaturrahiim dari saudara Malaysia yang terhimpun dalam MASDAR atawa Ma'had Tahfiz Sains Darul Muttaqin, Senin 16 September 2013. Sembilan pengurus MASDAR sengaja melakukan lawatan ke Indonesia dalam rangka study banding dalam rangka pengkayaan konsep pendidikan Islam. Selain ke Sekolah Alam Jogja, rombongan sebelumnya berkunjung ke pondok pesantren Modern Gontor, pondok pesantren Assalam Solo, yayasan Al Hikmah Gunung Kidul. Mengapa ke Sekolah Alam Jogja? Dikarenakan Sekolah Alam merupakan konsep yang baru di dunia pendidikan. Sehingga sangatlah perlu untuk belajar bagaimana konsep Sekolah Alam, begitu urai DR. Sa'adan bin Hj Omar selaku pimpinan rombongan.
Rombongan MASDAR tertarik dengan metode belajar sambil mengalami. Seperti bagaimana konsep alam kubur itu disampaikan melalui praktek siswa-siswinya menjalani proses dibungkus kain kafan, disholatkan dan diletakkan di liang kubur. Yang didapat oleh siswa tidak semata pengetahuan namun pengalaman dan perasaan bagaimana alam kubur itu. Sangatlah perlu untuk dilakukan sebuah seminar antar 2 lembaga yang menemukan masing-masing keunggulan konsep antara MASDAR dan Sekolah Alam. Sehingga muncullah konsep pendidikan Islam yang lebih baik dan efektif menanamkan tidak semata ilmu tapi juga karakter kepada para peserta didiknya. Begitu ajak DR Sa'adan untuk tindak lanjut lawatan ini. Lawatan diakhiri dengan melihat-lihat langsung proses belajar peserta didik di Sekolah Alam Jogja.
Kurang Afdhol sepertinya di bulan Syawal ini kalo gak ngadakan acara Syawalan. Meski di penghujung bulan, Syawal tinggal beberapa hari tapi tidak menjadi halangan yayasan Nurul Islam untuk mengadakan acara Syawalan. Acara dikemas nyantai dengan format Family Gathering atawa Kumpul keluarga. Seluruh pegawai di semua unit dan pengurus yayasan berikut anggota keluarganya tumplek blek di kompleks SDIT Alam Nurul Islam. Pagi jam 06.00 dimulai dengan acara jalan sehat dan santai.
Rutenya menyusuri kampung dan sawah sekitar Nurul Islam. Tiap keluarga berjalan bareng-bareng baik yang sudah punya pasangan, singel ataupun yang sudah berputra. Sejuk dan segar udara di pagi hari. Mata diliputi pemandangan hijau membentang sawah. Telinga dihibur suara-suara binatang pagi yang berdzikir bersama sambut suasana penuh gembira dan optimis.
Habis jalan dilanjut sarapan. Sudah menunggu snack dan minuman. Jus Sirsak, Jambu, Teh dan Jahe anget. Hidangan utamanya soto panas berlaukkan sate ayam. Makan pagi berkumpul keluarga besar Nurul Islam. Alhamdulillah. Sedaaap.
di sudut sebelah utara sudah berjajar barisan doorprize yang sedap pula. Dari mulai handuk, tea set, blender, seperangkat alat sholat, sepasang ayam, bebek, kambing hingga Kulkas dan Mesin Cuci. Grand Prize nya adalah satu paket tafsir Fii Zhilalil Qur'an karya monumental Sayyid Quthb. Pemenangnya adalah ustadzah Siti Nurrohmah.
Ust Ery selaku pembina yayasan yang menyerahkan Grand Prize memberi pesan bahwa paket tafsir itu bukan untuk dikoleksi tapi untuk dipelajari, diamalkan serta diajarkan. Di penghujung adalah acara terpenting. Yaitu serah terima jabatan ketua yayasan Nurul Islam dari ust. Zidni Immawan kepada ust. Edi Tri Cahyono. Ust. Zidni menjadi ketua yayasan selama 11 tahun. Di perkembangan Nurul Islam yang pesat ini penyegaran pengurus yayasan menjadi kebutuhan. Serah terima jabatan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan daftar aset paling mahal Nurul Islam, yaitu daftar pegawai Nurul Islam. Karena berjalannya roda Nurul islam dengan tetap mengemban misi dakwah tak akan tercapai tanpa ditopang oleh aset SDM pegawai. Selamat ust. Edi, selamat mengemban amanah baru membawa Nurul Islam menuju kemajuan . . . .
Di Perhelatan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) 2013 kali ini, SDIT Alam Nurul Islam mencetak sejarah baru. MTQ untuk tingkat kecamatan Gamping ini, sebagai juara umumnya diraih SDIT Alam Nurul Islam. Padahal tak pernah terbesit sekali pun untuk bisa memborong kejuaraan di MTQ kali ini.
4 juara 1 dari cabang MHQ putra oleh Rafi kelas 6C, cabang Saritilawah Putri oleh Aisy kelas 5C, cabang Tartil putra oleh Fessa kelas 4A dan cabang tartil putri oleh Dyas kelas 5C. Sedangkan juara lainnya adalah, cabang Adzan juara 2 oleh Akmal 5B, cabang Pidato putra oleh Zulky juara 2, cabang pidato putri oleh Aline juara 2, cabang MTQ putra oleh Nabiel juara harapan 2, dan cabang MTQ putri oleh Vina 5A juara 2.
Bagi yang juara 1 akan mewakili kecamatan Gamping dalam 1 tim MTQ tingkat kabupaten Sleman. Selamat dan sukses ya para juara. Semoga kejuaraan umum ini bisa dipertahankan di tahun depan. Amiin.
Dear SDITAlamania, belajar di SDIT Alam hakikatnya adalah menjalani kehidupan. Itulah alasan kuat mengapa SDIT Alam harus ber-full day School. Bukan sekedar anak belajar akademik saja selama seharian. Tapi mereka jauh dalam sedang menjalani kehidupan di dunia SDITAlam. Untuk berkehidupan tak akan lepas dengan budaya. Budaya yang akan memberi corak warna perilaku manusia di sebuah entitas atau kesatuan ruang (Waduh maaf, bahasanya agak langitan :) ) Intinya lingkungan yang akan membentuk penghuninya melalui kebiasaan dan adat yang diberlakukan di dalamnya. Nah, di SDITAlam budaya yang berlaku adalah budaya SIP. Sholih, Ilmuwan dan Pemimpin.
Budaya SIP adalah satu paket kebiasaan yang harus menjadi perilaku setiap warga SDIT Alam Nurul Islam. Ada budaya yang terkait dengan waktu. Pagi, Siang dan Sore.
Pagi
Siang
Sore
Memakai sepatu dan seragam sesuai ketentuan
Datang sebelum jam 07.15
Petugas piket datang sebelum jam 07.00
Berpamitan dan bersalaman dengan orang tua
5 S : salam, senyum, menyapa (sesuai dengan hari berbahasa), sopan, santun dengan guru
Melepas dan merapikan sepatu sesuai adabnya
Meletakkan barang sesuai tempatnya
Membersihkan kaki sebelum masuk
kelas (keset)
5 S sebelum masuk kelas (guru dan teman-teman)
Wudhu, sholat dhuha dan al-matsurat dengan tertib
Ketika terdengar adzan dari masjid sekolah, menghentikan aktivitas apapun dan menjawab seruan adzan (kecuali di WC)
Berdoa ditempat setelah adzan (dengan mengangkat tangan)
Bersegera wudhu setelah mendengar adzan (masjid sekolah)
Bersegera menuju tempat ibadah :
Kelas 1 – 3 : di kelasKelas 4 – 6 : di masjid
Bersegera melaksanakan sholat sunnah (di masjid)
Bersegera makan setelah dari masjid
5S : salam, senyum, sapa, sopan dan santun setelah penutupan
Sebelum dijemput, tetap berada di sekolah (yang diantar jemput), jika ada keperluan penting di luar sekolah harus ijin
Segera pulang ke rumah (bagi yang bersepeda dan jalan kaki)
Juga budaya di setiap tempat di SDIT Alam
Budaya Di Dalam Kelas :
S
I
P
Ucapkan salam ketika masuk
Membersihkan kaki / keset
Menulis sesuai dengan tempatnya
Tidak bermain bola di kelas
Tidak berdiri/duduk di atas meja
Menjaga kebersihan
Membiasakan ijin saat menggunakan barang orang lain
Menggunakan barang/perlengkapan kelas sesuai kegunaannya
• Berkatalah jujur• Berani mengungkapkan pendapat
• Berani bertanya
• Mencatat pelajaran dengan lengkap dan menyimpan dengan rapi
• Hindari perbuatan yang merusak
• Bersikap mandiri (membawa alat tulis lengkap)
• Mendengarkan di saat orang lain bicara• Siap sedia menerima perintah ustadz/ah
• Mengerjakan tugas dengan tuntas
• Berani mengungkapkan pendapat
Menerima nasehat/kritik
Berani mengingatkan
Jika datang terlambat, minta maaf dan menjelaskan penyebab keterlambatannya
Pada saat pembelajaran berlangsung, tidak boleh makan .
Pada saat pembelajaran berlangsung boleh minum atas ijin ustadz/ah
Setiap keluar kelas saat pelajaran berlangsung, harus minta ijin kepada ustadz/ah menggunakan bahasa sesuai dengan hari yang ditentukan
Berdoa setiap memulai pelajaran (sesuai dengan jadwal)
Budaya Di Kamar Mandi :
S
I
P
Berdoa saat masuk dan keluar kamar mandi
Masuk dengan kaki kiri
Keluar dengan kaki kanan
Diam dan tenang saat di kamar mandi
Menggunakan air secukupnya
( BAK menyiram 7 x, BAB menyiram 11 x) sampai tidak berbau dan tidak berwarna
Masuk ke kamar mandi sendiri-sendiri
Masuk menghidupkan kran
Keluar mematikan kran
Tidak memindah barang yang ada di dalam kamar mandi
10.Tidak bermain air dan barang yang ada di dalam kamar mandi
11.Menggulung celana saat mau masuk di kamar mandi
12.Putra : BAB dan BAK jongkok dan celana dilepas
13.Putri : BAB dan BAK jongkok, celana dan rok dilepas
14.Menggunakan sandal saat di kamar mandi (sandal yang disediakan)
15.Putri : anak putri yang membuang pembalut harus dibersihkan dan dibungkus dengan kresek hitamterlebih dahulu.
16.Meludah, BAK, BAB di kloset
Memastikan air, sabun dan parfum (pewangi kamar mandi) tersedia
Meminta kepada petugas kebersihan jika sabun dan parfum habis
Antri dengan tertib dan sopan
Jika menemukan kotoran di kloset harus membersihkan
Jika menemukan barang yang tertinggal di kamar mandi lapor ke ustadz/ah terdekat
Jika ada kerusakan di kamar mandi lapor kepada ustadz/ah terdekat
Budaya Di Masjid :
S
I
P
Melepas sandal dengan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar
Berdoa saat masuk dan keluar masjid
Masuk dengan kaki kanan dan keluar dengan kaki kiri
Jika melihat masjid kotor segera dibersihkan
Sholat tahiyatul masjid sebelum duduk
Sholat sunah qobliyah
Sholat dengan sungguh-sungguh, khusu’ dan tumakninah
Mengutamakan shaf terdepan
Tidak bepindah-pindah shaf ketika sholat dimulai
Merapatkan shaf
Tidak bermain dengan benda-benda yang ada di masjid
Selesai sholat ashar, bersalaman dengan santun dan tertib
Berdzikir atau membaca Al Qur’an
Mendengarkan kultum dengan tenang
Membawa mukena sendiri
Tidak membooking tempat sholat dengan menaruh mukena
Tidak menginggalkan barang pribadi (kaos kaki)
Saling menasehati
Budaya Di Kantor :
S
I
P
Melepas sandal mendahulukan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar
5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan
Meminta ijin untuk masuk ruangan
Masuk ruangan jika sudah diijinkan
Berada di kantor seperlunya (sesuai kebutuhan)
Meminta maaf dan berterimakasih jika keperluan sudah selesai
Pamit jika keperluan sudah selesai
Tidak masuk ruangan jika ruangan kosong
Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan
Siswa yang meminjam barang di kantor, mencatat pada kertas yang disediakan
Segera mengembalikan barang yang dipinjam setelah selesai menggunakan.
Berani mengungkapkan maksud dan tujuan dengan jelas
BUDAYA DI PERPUSTAKAAN :
S
I
P
Melepas sandal mendahulukan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar
5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan
Mengisi daftar pengunjung perpustakaan
Tidak makan dan minum di perpustakaan
Carilah buku yang diinginkan sampai dapat, jika kesulitan bertanyalah pada penjaga
Bacalah buku paling sedikit 1 halaman
Jagalah ketertiban
Kembalikan buku/barang ke tempat semula
Kembalikan buku pinjaman tepat pada waktunya
Tidak bermain-main dengan alat peraga
Merawat dan menjaga buku dengan tidak mencoret dan tidak menyobek
Tidak menghabiskan waktu di perpustakaan ketika pembelajaran di kelas berlangsung (kecuali tugas guru)
BUDAYA DI LAB KOMPUTER :
S
I
P
Melepas sandal dengan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar
5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan
Masuk ruangan atas ijin ustadz (tidak diijinkan masuk jika ruangan kosong)
Tidak boleh membawa makanandan minumandi lab computer
Membawa peralatan yang dibutuhkan saja
Menjaga kebersihan dan kerapihan ruang komputer
Mengoperasikan computer atas ijin ustadz
Menggunakan computer sesuai instruksi / tema pembelajaran
Jika terjadi gangguan segera melapor ke ustadz yang menjaga
Tidak membuat getaran di meja
Jagalah ketertiban
Mengambil dan merapikan kursi dan perangkat komputer ke tempat semula
Duduk sesuai dengan nomer urut/presensi
Budaya Di GOR :
S
I
P
Melepas sandal dengan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar (rak)
5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan
Menjunjung tinggi sportivitas
Menggunakan GOR sesuai dengan jadwal yang ditentukan
Sebelum menggunakan GOR harus menyapu terlebih dahulu
Menjaga kebersihan (membuang sampah ketika melihat sampah)
Mengembalikan barang ke tempat semula
Cuci kaki dan tangan setelah main di lapangan
Membersihkan pakaian dari debu dan kotoran setelah bermain
Segala bentuk kecelakaan yang terjadi, segera melapor kepada ustadz/ah terdekat
Jagalah ketertiban
Berani menasehati teman jika melakukan kesalahan
Berani bertanggung jawab jika terjadi sesuatu karena permainan
Budaya Di lapangan :
S
I
P
5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan
Menjunjung tinggi sportivitas
Menggunakan lapangan sesuai dengan jadwal yang ditentukan
Sebelum menggunakan halaman harus membersihkan terlebih dahulu
Menjaga kebersihan (membuang sampah ketika melihat sampah)
Mengembalikan barang ke tempat semula
Cuci kaki dan tangan setelah main di lapangan
Membersihkan pakaian dari debu dan kotoran setelah bermain
Segala bentuk kecelakaan yang terjadi, segera melapor kepada ustadz/ah terdekat
Jagalah ketertiban
Berani menasehati teman jika melakukan kesalahan
Berani bertanggung jawab jika terjadi sesuatu karena permainan
Budaya Di Tempat wudhu :
S
I
P
Berdoa sebelum dan sesudah wudhu
Tidak bergurau dan bercanda
Menggulung celana sampai setengah betis
Menggulung lengan baju sampai siku
Menggunakan air secukupnya
Selesai menggunakan air, dipastikan kran tertutup rapat
Menjaga ketertiban (antri)
Bersegera wudhu
Budaya Di Tempat Cuci Piring :
S
I
P
Membuang sisa makanan ke tempat yang disediakan
Mencuci piring menggunakan peralatan cuci piring
Jika sabun habis segera minta ke dapur
Berani mengingatkan teman jika ada yang tidak tertib
Selesai menggunakan air, dipastikan kran tertutup rapat
Menggunakan air secukupnya
Menjaga ketertiban (antri)
Bersegera menyelesaikan tugas
Budaya Di Dapur :
S
I
P
5 S : senyum, salam, sapa, sopan dan santun
Meminta ijin
Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan
Berterima kasih dan pamit jika keperluan sudah selesai
Siswa yang meminjam harus mengisi form peminjaman barang yang disediakan dan segera mengembalikan
Menjaga ketertiban (antri)
Mengembalikan barang yang telah dipinjam
Bertanggungjawab atas barang yang dipinjam
Budaya Di School Market :
S
I
P
5 S : senyum, salam, sapa, sopan dan santun
Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan
Berterima kasih dan pamit jika keperluan sudah selesai
Tidak boleh membeli makanan (kecuali air mineral)
Tidak boleh berhutang
Jujur
Mengecek uang kembalian
Menjaga ketertiban (antri)
Budaya Di UKS :
S
I
P
Melepas sandal mendahulukan kaki kiri dan meletakkan kearah keluar
5 S : salam, senyum, sapa, santun dan sopan
Masuk ruangan atas ijin ustadz (tidak diijinkan masuk jika ruangan kosong)
Menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan
Mengisi daftar pasien
Mengisi daftar pengunjung
Menjaga kebersihan dan kerapihan
Menggunakan obat-obatan sesuai dengan keperluan
Jika terjadi gangguan segera melapor ke ustadz yang menjaga