Tuesday, September 20, 2011
Jahitan Tangan
Menjahit pake mesin tentu hanya orang tertentu saja yang bisa. Tapi, jahit pake tangan sepertinya ketrampilan yang wajib harus dikuasai. Bayangkan, saat di tengah hutan tiba-tiba celana kita robek sampe jadi dua. Apa mau kita pake gitu aja meski kelihatan auratnya. Kan jadi malu deh. Nah, kalau kita pinter jahit. Tentu segera kita kan cari serat batang tanaman. Trus pake benda tajam pelan-pelan kita jahit celana robek kita. Meski dengan kondisi yang sangat sederhana yang penting aurat tetap aman tertutup.
Untuk bisa jahit tangan, satu pertama yang harus bisa adalah memasukkan benang ke dalam lubang jarum. Perlu usaha keras lho, tenang dan kesabaran tinggi. Kalo gak sabar, bisa-bisa tu jarum patah habis dibengkokin. He . . he . . he.
Setelah benang masuk ke jarum, tarik tu benang sepanjang yang dibutuhkan dan potong. Lalu, tarik benang, temukan ujung dengan ujung. Buat simpul mati di kedua ujung benang. Usahakan simpulnya gede. Tujuannya supaya biar pas menjahit nanti pas simpul itu untuk menahan benang waktu ditarik. Satukan dulu kain yang mau dijahit. Tusukkan jarum kemudian tarik, tusuk lagi di dekat tusukan yang pertama kemudian tarik. Makin rapet tusukan makin rapi deh hasil jahitan.
Oke udah siap tuk nyoba di rumah. Mulai deh cari baju atau celana kalian yang robek. Ambil jarum dan benang. Coba jahit pake tangan. Syukur, yang nanti mau jadi dokter bedah udah mahir dari sekarang urusan jahit menjahit.
Saturday, September 10, 2011
Syawalan 1432 H Keluarga Besar Nurul Islam
Acara yang paling trend nan pop di pekan ini adalah pasti dan pasti yaitu Syawalan. Bener nggak? Rupanya tradisi syawalan hanya dan hanya bisa dijumpai di Indonesia thok. Sejarahnya bisa dibaca dan ditelusur terkait dengan sejarah masuknya Islam di Jawa. Sampai sekarang tradisi yang baik itu masih kuat mengakar di masyarakat. Nah, keluarga besar Nurul Islam tak ketinggalan menyelenggarakan Syawalan. Jika tahun lalu tempatnya keluar. Ke pantai Sundak, rupanya sekarang cukup sederhana dilaksanakan di GOR SDIT Alam Nurul Islam. tapi meski sederhana, tidak mengurangi tujuan syawalan. Mempererat silaturrahiim antar anggota keluarga besar Nurul Islam. Untuk memberi kesan ethnik di acara ini, sengaja hidangan disuguhkan berupa jajan pasar yang dikemas diatas tampah.
Tuesday, September 6, 2011
Mentoring Perdana
Meski sudah menjadi alumni bukan berarti jalinan silaturrahiim putus-tus begitu saja. Meski tidak diajar lagi, bukan berarti ndak bisa lagi mendapat sentuhan taushiyah-nasehat sejuk ustadz-ustadzah SDIT Alam lagi. Meski gak belajar di SDIT Alam lagi bukan berarti menjadi alasan untuk tidak berakhlaq Islami lagi.
Nah, supaya gak berulang lagi. Ustadz-ustadzah SDIT Alam membuat program baru yang sangat khusus dibuat bagi alumni. Meski udah gak belajar di SDIT Alam, meski udah gak bayar SPP lagi, tapi ustadz-ustadzah dengan penuh rasa cintanya membuat program yang diberi nama Mentoring.
Sunday, August 21, 2011
Bakti Sosial dan Mabit 1432 H
Rangkaian kegiatan Ramadhan 1432 H kali ini ditutup dengan kegiatan Bakti Sosial dan Mabit (malam bina iman dan taqwa). Bakti Sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar SDIT Alam Nurul Islam. Bahan sembako berasal dari sumbangan para wali siswa yang pengumpulannya langsung dalam bentuk satu paket sembako. Satu paket berisi Beras, Minyak Goreng, Gula Pasir, Teh.
Untuk pembagian paket sembako, dilakukan oleh siswa-siswi kelas 4 dan 5. Mereka dikelompokkan menjadi 4 wilayah di sekitar SDIT Alam. sebelum berangkat, mereka mengangkut paket-paket sembako ke atas mobil pick up untuk kemudian diantar ke tip wilayah. Para siswa mengantarkan di tiap rumah. Karena di tiap paket sudah tertera nama kepala keluarganya.
Untuk sampai ke tiap rumah, nantinya tiap kelompok akan dipandu oleh ketua RT tiap wilayah. Jadinya cepet sesuai dengan nama yang tercantum di paket. Meski ada juga beberapa paket tanpa nama sebagai tambahan penduduk baru.
Anak-anak merasakan pengalaman indahnya berbagi. Dan jika memberi memang lebih baik jika langsung kepada yang menerima. Bukannya mengundang untuk datang yang justru malah membuat kerumunan massa yang lebih sering berakibat konflik. Saling berdesakan hingga jatuh korban.
Weits, ustadzah lagi ngapain tuh. Kok pake corat-coret wajah, lampu di kepala, rompi anti pluru. Trus pake sragam ijo-ijo kayak tentara aja. Ooo ternyata baru bergaya jadi tentara tho. Ust. Ana dan ust. Ayu yang menjadi pembawa acara di Gebyar Ramadhan. Pentas di malam kegiatan mabit. Seru juga, anak-anak pada terkejut dan takjub. Masuk di arena acara dengan mengendap-endap, trus pake suara brondongan pluru. Ustadzah muncul sambil menenteng senapan yang ditembakkan ke siswa yang dipilih sebagai penjajah. Ooo rupanya selain mabit Ramadhan juga memperingati juga hari kemerekaan negeri kita. Yang tahun ini juga pas pada 17 Ramadhan. Persis 66 tahun yang lalu harinya. Rupanya ada beberapa penampilan dari beberapa siswa dan guru yang kemarin sudah diaudisi oleh ustadzah Ana dan Ayu.
Waduh ini ngapain lagi ya. Ustadz apa ustadzah sih. Dandannya sih laki-laki, tapi wajahnya kok akrab ya. Seperti ustadzah. O iya, ustadzah Rusmi. Hah, ustadzah Rusmi berpakaian laki-laki? Eh itu cuman di acara pementasan drama loh bukan sebenarnya. Rupanya ustadzah-ustadzah menampilkan sebuah drama tentang kisah nabi Yunus. Nabi Yunus yang berputus asa dalam dakwah kepada kaumnya. Karena tak satupun yang mengikuti seruannya. Sehingga ia emosi, dan meninggalkan jauh-jauh kampungnya. Hingga suatu ketika ia harus naik kapal di tengah lautan.
Ternyata sewaktu kapal sudah berjalan, di tengah jalan badai datang. Kapal oleng hampir tenggelam. Sehingga nahkoda kapal memutuskan harus mengurangi penumpang. Yang harus nyebur ke laut. Diadakanlah undian. Undian itu dilakukan berkali-kali, tapi jatuhnya ke nabi Yunus terus. Sehingga nabi Yunus diputuskan yang harus dicebutkan ke laut. Sewaktu sudah di tengah lautan, rupanya ada Paus yang lapar langsung memakan tubuh nabi Yunus.
Sewaktu sadar, nabi Yunus terkejut. Betapa gelapnya ruangan. Dia ingat jika tubuhnya baru saja ditelan Paus. Kemudian langsung ia tersadar dan memohon ampun kepada Allah atas kelalaian dan keputusasaannya berdakwah pada kaumnya, ‘Allahumma, la ilaha illa anta. Subhanaka, inni kuntu minazzhalimin – ya Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh aku ini termasuk orang-orang yang zalim’. Sehingga Allah menolongnya dengan dimuntahkannya ia dari perut Paus ke daratan sehingga kembali ia berdakwah pada kaumnya.
Gebyar diakhiri dengan pemutaran dokumentasi kegiatan selama pesantren Ramadhan 1432 H ini dalam bentuk film pendek.
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=bh955KO1wZs]
Setelah selesai Gebyar, semua siswa langsung istirahat supaya nantinya gak telat sahur. Jam 02.30, seluruh siswa, dari kelas 1 sampai 5 dibangunkan untuk melaksanakan sholat Tahajud 11 rakaat. Seetelah selesai kemudian dilanjut dengan makan sahur. Setelah sholat Shubuh dan mendengarkan kultum dari ustadz Hamdan, semua siswa beres-beres barang bawaan masing-masing supaya gak pada ketinggalan. Dan sebagai akhir acara ditutup dengan saling bersalaman dengan guru.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=bh955KO1wZs]
Setelah selesai Gebyar, semua siswa langsung istirahat supaya nantinya gak telat sahur. Jam 02.30, seluruh siswa, dari kelas 1 sampai 5 dibangunkan untuk melaksanakan sholat Tahajud 11 rakaat. Seetelah selesai kemudian dilanjut dengan makan sahur. Setelah sholat Shubuh dan mendengarkan kultum dari ustadz Hamdan, semua siswa beres-beres barang bawaan masing-masing supaya gak pada ketinggalan. Dan sebagai akhir acara ditutup dengan saling bersalaman dengan guru.
Wednesday, August 10, 2011
15 Menit 100 Juta
Ukhuwah terasa hangat sekali di sore Selasa 9 Ramadhan 1432 pas juga 9 Agustus 2011 kemarin. Soalnya semua orang tua-wali siswa, guru TK sampe SMP, pengurus bahkan pembina yayasan Nurul Islam kumpul bareng untuk buka bersama. Tempatnya di SDIT Alam Nurul Islam, di depan masjid baru.
Wednesday, August 3, 2011
Lomba Ramadhan 1432
Satu even yang melengkapi program Pesantren Ramadhan kali ini adalah Lomba Ramadhan. Banyak dan bervariasi lomba yang akan diselenggarakan oleh panitia. Adapun lomba dan pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
1. Lomba Mewarnai (kelas bawah) dan Kartun Ramadhan (kelas atas), Kamis 4 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.oo WIB bertempat di GOR (kelas bawah) dan Aula (kelas atas)
2. Adzan, Sabtu 6 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di GOR
3. Tartil Qur'an, Senin 8 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di Aula (kelas bawah) dan Kelas 4 (kelas atas)
4. Cerdas Cermat Agama (CCA), Selasa 9 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di kelas 1 di 1A, kelas 2 di 2A, kelas 3 di 3B, Kelas 4 di 4A, kelas 5 di 5A dan kelas 6 di 6A
5. Pemilihan Da'i Cilik (Pildacil), Rabu 10 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di GOR
6. Tahfidz Anak, Kamis 11 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di GOR
7. Tahfidz Guru, Sabtu 13 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di GOR
8. Peragaan Busana Muslim, Senin 15 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di GOR
9. Karaoke, Selasa 16 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di GOR
10. Pengumuman dan Pembagian Hadiah Lomba, Kamis 18 Agustus 2011 jam 10.35 - 12.00 WIB di GOR
Tuesday, August 2, 2011
Pertama Pakai Masjid
Setelah lama menunggu, akhirnya kerinduan itu terbayar lunas juga. Rindu untuk mengecap ibadah di masjid baru. Belum jadi 100 persen sih, tapi Ramadhan sholat dengan suasana tempat yang baru pasti lebih mengasyikkan. Di hari kedua Ramadhan ini keasyikan itu diawali. Berjama'ah sholat dhuhur di masjid yang meski baru bisa dipake lantai bawah beralaskan tikar plastik. Tapi terlihat banyak jama'ah yang tak tahan juga untuk mencoba yang pertama masjid baru.
Subscribe to:
Posts (Atom)
