Sewaktu ditanya pengalaman baik dan buruk, keduanya sepakat, jadi penulis tuh banyak asyiknya dibanding susahnya. Apalagi jika bukunya bisa terbit. Wah bakalan dapat uang saku banyak nih. Bayangkan aja, udah kecil tapi punya uang banyak. Bisa mandiri gak lagi minta uang papi sama mami. Bahkan bisa sering-sering memberi. Bermanfaat bagi yang lain gak cuman sendiri. Siapa yang bakalan gak iri? Ayuh segera ambil pensil dan kertas mulai nulis detik ini. Hi . . hi . . hi
Sunday, June 20, 2010
Jumpa Penulis Cilik
Di penghujung even Lomba Pustaka, diadakan acara Talk Show bersama Penulis Kecil-kecil Punya Karya (KKPK) Penerbit Mizn, mbak Sekar Sambusir. Juga bersama penulis terkenal lain yaitu Mas Fathan Fantastik.Talk Show ini dipandu oleh moderator kocak, ustadz Bintara.
Ternyata, banyak juga penggemar KKPK terkhusus yang ditulis oleh mbak Sekar. Mbak Sekar sekarang belajar di kelas VII SMP. Di Sekolah Berstandar Internasional (SBI) 3 atau SMP N 5 Yogyakarta. Bukunya yang terkenal berjudul Super Bunda. Pembicara kedua adalah ustadz Fathan Fantastik. Selain sebagai penceramah dan trainer, ternyata beliau juga seorang penulis buku. Bukunya yang terkenal berjudul Bikin Belajar Selezat Coklat.
Gak tanggung-tanggung. Kedua penulis buka rahasia menjadi penulis yang sukses. Sewaktu ditanya, bagaimana memulai aktivitas menulis. Mbak Sekar sudah menyukai kegiatan menulis sejak kelas 3. Bukunya yang berhasil dicetak ditulis sewaktu ia menginjak kelas 6. Nah, kalo ustadz Fathan sebenarnya sudah suka nulis sejak SD. Pas kuliah pernah ngadain kegiatan talk show mengundang ustadz Fauzhil Adhim. Ust. Fathan jadi moderator. Ternyata 2 tahun berikutnya pas acara talk show dengan pembicara ust Fauzhil ternyata moderatornya juga ust Fathan. Pas ketemuan yang ketiga itu ust Fauzhil bilang "Ini temen kita kok jadi moderator terus, kapan jadi penulisnya?" Nah, slentingan ust Fauzhil itu yang memacunya jadi penulis. Akhirnya, berhasil.
Untuk bisa dicetak, ternyata tiap penerbit ada persyaratan. Untuk peulis KKPK, kata mbak Sekar minimal banyak tulisan adalah 30 halaman. Kalo ust Fathan dulu harus memenuhi aling sedikit 100 halaman. Wah banyak juga ya, trus gimana tuh nulisnya. Dikit-dikit apa langsung jadi? Keduanya mengaku nulisnya bertahap. Terkadang jika mood banget yang ditulis bisa banyak. Nah, payahnya kalo pas sering gak mood. Trus gimana dong cara dapetin inspirasi untuk nulis? Banyak, bisa baca buku penulis terkenal, dengerin musik yang inspirasional (waduh apaan tuh), pokoknya musik yang mengalun sahdu, diskusi. Bahkan kata ust Fathan baca Qur'an dan terjemahannya bisa mendatangkan inspirasi yang luar biasa.
Sewaktu ditanya pengalaman baik dan buruk, keduanya sepakat, jadi penulis tuh banyak asyiknya dibanding susahnya. Apalagi jika bukunya bisa terbit. Wah bakalan dapat uang saku banyak nih. Bayangkan aja, udah kecil tapi punya uang banyak. Bisa mandiri gak lagi minta uang papi sama mami. Bahkan bisa sering-sering memberi. Bermanfaat bagi yang lain gak cuman sendiri. Siapa yang bakalan gak iri? Ayuh segera ambil pensil dan kertas mulai nulis detik ini. Hi . . hi . . hi
Sewaktu ditanya pengalaman baik dan buruk, keduanya sepakat, jadi penulis tuh banyak asyiknya dibanding susahnya. Apalagi jika bukunya bisa terbit. Wah bakalan dapat uang saku banyak nih. Bayangkan aja, udah kecil tapi punya uang banyak. Bisa mandiri gak lagi minta uang papi sama mami. Bahkan bisa sering-sering memberi. Bermanfaat bagi yang lain gak cuman sendiri. Siapa yang bakalan gak iri? Ayuh segera ambil pensil dan kertas mulai nulis detik ini. Hi . . hi . . hi
Wednesday, June 16, 2010
Lomba Pustaka 2010
Sudah menjadi agenda rutin, jika akhir semester ganjil pasti diadakan Classmeeting. Berupa kompetisi secara fisik. Nah, sedangkan tiap akhir semester genap evennya lain. Lomba Pustaka. Terkait dengan kemampuan olah pikir. Membaca - Menulis - Ekspresi.
Semua ada 13 agenda yang sangat padat. Semua digelar dalam 5 hari mulai hari Senin, 14 Juni 2010 hingga ditutup pada hari Jum'at 18 Juni 2010. Berikut jadwal dan detail acaranya.
JADWAL KEGIATAN LOMBA PUSTAKA 14-18 JUNI 2010
JADWAL BRIEFING DAY (Sosialisasi&Pelatihan) TANGGAL 14 JUNI 2010
Ketentuan Lomba :
JADWAL KEGIATAN LOMBA PUSTAKA 14-18 JUNI 2010
JADWAL BRIEFING DAY (Sosialisasi&Pelatihan) TANGGAL 14 JUNI 2010
| Waktu | Kelas 1-3 | Lokasi | Kelas 4-6 | Lokasi | Ket |
| 07.15 – 08.15 | Buka Kelas | ||||
| 08.30 – 09.30 | Puisi | GOR | Pildacil | Pendopo | |
| 09.45 – 10.45 | Pildacil | GOR | Storytelling | Pendopo | |
| 11.00 – 12.00 | Storytelling | GOR | Puisi | Pendopo | |
JADWAL LOMBA PUSTAKA TANGGAL 15-17 JUNI 2010
| Waktu | Hari Selasa | Hari Rabu | Hari Kamis | |||
| Lomba | Kelas &Tempat | Lomba | Tempat | Lomba | Tempat | |
| 07.15-08.15 | Buka Kelas dan Tahfidz di kelas masing-masing | |||||
| 08.15-08.30` | Istirahat dan Persiapan Lomba | |||||
| 08.30-10.00 | Lomba Pembatas Buku | 1-3= GOR4-6=Pndopo | Lomba Pildacil | 1-3= GOR4-6=Pndopo | Lomba TTS | 1-3= GOR4-6=Pndopo |
| 10.00-10.15 | Istirahat | |||||
| 10.15-11.45 | Lomba Baca Puisi | 1-3= GOR4-6=Pndopo | Lomba Cerita Bergambar | 1-3= GOR4-6=Pndopo | Lomba Story Telling | 1-3= GOR4-6=Pndopo |
| 11.45-13.00 | Sholat, Istirahat, dan Makan Siang | |||||
JADWAL JUMPA PENULIS TANGGAL 18 JUNI 2010
| Waktu | Kegiatan |
| 07.15-08.00 | Buka Kelas |
| 08.00-08.30 | Shopping Time @ Bazar Buku |
| 08.30-10.30 | Jumpa Penulis |
| 10.30-11.30 | Pengumuman lomba & Pemberian Hadiah |
| 11.30-12.30 | Persiapan dan Shalat Jumat |
| 12.30-13.30 | Makan siang dan belanja |
Jenis dan Ketentuan Lomba
Ketentuan Lomba :
- Terdapat enam jenis lomba yang dibagi menjadi 2 golongan, yaitu setiap siswa wajib mengikuti 1 jenis lomba yang berasal dari setiap golongan, sehingga setiap siswa minimal berpartisipasi dalam 2 lomba. Golongan A : TTS, Cergam, Pembatas buku. Golongan B : Baca Puisi, Pildacil, Story Telling
- Pemilihan Raja dan Ratu buku siswa 2010, dipilih peminjam buku terbanyak yang dimulai dari batas minimal peminjaman 40 buku, terdiri dari siswa putra dan putri. Siswa terpilih akan diumumkan di tiap kelas. Siswa yang menjadi nominator mengikuti seleksi tahap 1, yaitu di uji dengan menyebutkan judul buku yang pernah di baca/ dipinjam 1 tahun terakhir. Menceritakan secara singkat satu buku yang pernah dibaca di hadapan juri. Tahap 2 : lacak buku, dimana anak diminta mencari buku tertentu dalam waktu tertentu secara bertahap. Nilai tahap 1 dan 2 akan digabung, hasil nilai tertinggi putri yang menjadi ratu, tertinggi putra menjadi raja
- Pemilihan Raja dan Ratu kategori ustadz/ah 2010. Dipilih 10 peminjam terbanyak. Dipilih 1 ustadz dan 1 ustadzah yang konsisten dengan program TUNURISBA. Sering menggunakan perpustakaan sebagai media pembelajaran. Tidak memiliki tunggakan buku. Tepat mengembalikan. Memiliki kontribusi terhadap perkembangan perpustakaan
- Pemilihan The best of TUNURISBA. Setiap jenjang kelas dipilih 1 orang yang melaksanakan TUNURISBA terbanyak dengan dasar absensi di perpustakaan
- Lomba membuat pembatas buku. Kategori a untuk kelas 1-3, menghias dengan tulisan yang sudah disediakan (alat menghias bebas). Kategori b untuk kelas 4-6, membuat dan menghias (membuat tulisan motivasi membaca, kemudian dihias, alat menghias bebas, boleh memakai glitter, dll). Panitia hanya menyediakan kertas bahan. Tema “Yuk, baca Buku!”. Waktu pelaksanaan 60 menit. Dipilih juara 1,2,3 untuk setiap kategori
- Lomba Cerita bergambar. Kategori a untuk kelas 1-3, Kategori b untuk kelas 4-6. Bagi ketegori A (Kelas 1-3), gambar disediakan oleh panitia (anak membuat cerita berdasarkan gambar). Bagi ketegori B (Kelas 4-6), anak diharapkan membuat gambar dan cerita kreasi sendiri selayaknya komik dengan tema “Manfaat Membaca”, dan panitia hanya menyediakan kertas (ukuran folio) sehingga siswa diharap membawa alat gambar masing-masing. Waktu 60 menit. Dipilih juara 1,2,3 setiap kategori
- Lomba story telling. Sebelum lomba, dilaksanakan brifing untuk lomba story telling yang akan diisi oleh salah satu dewan juri (ust. Budi-in confirm), pelaksanaan pada hari Senin tanggal 14 Juni 2010. Kategori B untuk kelas 4-6. Bagi ketegori A (Kelas 1-3), naskah cerita disediakan. Bagi kategori B (Kelas 4-6), naskah cerita bebas dan merupakan pilihan sendiri (dicari mandiri), dengan tema bebas namun islami, materi dapat dicari di perpustakaan. Waktu bercerita maksimal 5-7 menit untuk tiap peserta. Dipilih juara 1,2,3 untuk tiap kategori
- Lomba baca puisi. Pelatihan membaca puisi yang baik dan brifing dilakukan sebelum lomba, yaitu pada hari Senin, 14 Juni 2010, Pemateri oleh ust. Yunarko. Kategori a untuk kelas 1-3. Kategori b untuk kelas 4-6, Bagi kategori A, naskah puisi disediakan oleh panitia dan terdapat 2 pilihan yang bisa dipilih siswa. Bagi ketegori B, puisi disediakan panitia, tapi memberi kebebasan jika anak-anak mau menggunakan pusi kreasi sendiri. Dipilih juara 1,2,3 untuk tiap kategori
- Lomba teka-teki silang. Kategori a untuk kelas 1-3. Kategori b untuk kelas 4-6. Bahan materi teka-teki silang bersifat umum dan dapat diperoleh di perpustakaan. Soal disediakan oleh panitia, dan tingkat kesulitan disesuaikan berdasarkan kategori. Waktu maksimal 90 menit. Kriteria penilaian adalah ketepatan, kecepatan, dan kejujuran, serta pertimbangan lain sesuai juri. Dipilih juara 1,2,3 untuk tiap kategori
- Lomba Pildacil. Pelatihan dan brifing dilakukan sebelum lomba, yaitu pada hari Senin, 14 Juni 2010. Kategori a untuk kelas 1-3. Kategori b untuk kelas 4-6. Bagi kategori A, teks disediakan oleh panitia. Bagi kategori B, teks naskah dikreasi masing-masing peserta dengan tema “Mari Membaca”. Kriteria penilaian meliputi penguasaan materi, isi materi (bagi kategori B), kreativitas, pembawaan dan ekspresi. Waktu maksimal per-orang 7 menit
- Jumpa Penulis. Peserta kelas 1- 6. Waktu 90 menit. Tema: “Kecil-kecil Jadi Penulis”. Pembicara: Fathan Fantastik dan Penulis Cilik dari “Kecil-Kecil Punya Karya” (KKPK), Sekar Yuspa Muhfidzah S, Disediakan door prize menarik
- Bazar Buku, bazar buku dari berbagai penerbit, panitia menyediakan tempat dan meja. Waktu 08.00 – 13.30
Sunday, June 13, 2010
Khotmil Qur'an yang Pertama
Tahun ini adalah saat untuk merayakan beberapa anugrah yang didapat mengiringi proses pembelajaran. Sesudah mendapat hasil UASBN kelas VI yang memuaskan meski dengan rata-rata 23,46, perayaan itu patut adanya ditambah kelulusan 4 siswa dalam pembelajaran Qur'an metode Qiroaty. Tahu kan metode Qiroaty. Terkenal dengan disiplin yang ketat, sehingga hanya yang berkemauan keras saja yang dapat mencapai hasil yang baik.
Keempat siswa itu adalah Safira Hawana, Vina Zahida, Naila Husnayain dan Kharisma Arethusa Maisyaroh. Kebetulan lagi keempatnya meraih nilai UASBN rata-rata 8.Wah kasih slamat dong sama mbak-mbak ini.
Acara ini mengundang seluruh wali siswa SDIT Alam serta tokoh-tokoh masyarakat sekitar. Acara intinya adalah Imtihan, yaitu berupa test kemampuan bacaan serta uraian hukum bacaannya berikut menyebutkan dimana letaknya dalam al-Qur'an. Pertanyaan disampaikan oleh hadirin. Sehingga mirip sekali dengan sidang desertasi. Keempat siswa dihujani pertanyaan tentang Qur'an. Alhamdulillah semuanya mampu menjawab dengan baik. Setelah prosesi Imtihan, dilanjutkan dengan penyerahan ijazah kelulusan Qiroaty.
Ini mbak Safira dengan ibundanya, ijazah diserahkan oleh ustadz Gus Nur, putra KH Salimi Mlangi.
Nah, ini mbak Husna beserta ayah dan ibundanya. Ijazah disampaikan oleh Pak Zidni, ketua yayasan Nurul Islam.
Ini mbak Vina beserta keluarga. Ijazah disampaikan ketua Korcab Qiroaty Yogya, Bu Alfiyah Zuhriyah.
Terakhir mbak Isa dan keluarga. Ijazah disampaikan oleh ust. Hamdan, kepala SDIT Alam Nurul Islam.
Acara diakhiri dengan tausyiah oleh ust. Gus Nur berikut ditutup dengan do'a bersama.
Sebuah kebahagiaan siswa-siswa mampu mengukir prestasi tidak hanya secara akademis namun juga prestasi dalam mendalami Qur'an sebagai petunjuk manusia di bumi ini.
Wednesday, May 26, 2010
Polisi Sahabat Anak
Hujan deres banget hari ini. Tapi di tengah hujan deres, anak-anak pada ramai. Ramai berkerumun di ruang ustadz. Apa sih yang dikerumuni anak-anak tu. Rupanya, sekolah alam Jogja kedatangan tamu spesial. Mobilnya pun spesial. Warna putih ada garis-garis birunya. Trus ada tulisan besar sekali. Dibaca POLISI. Yah benar, tamu itu polisi. Tapi polisinya seorang ibu-ibu. Jadinya POLWAN dong.
Rupanya ibu-ibu polisi atau polwan tuh mau ngajarin tentang pentingnya lalu lintas. Semua siswa berkumpul di GOR. Semuanya menyimak dengan seksama tentang pentingnya dalam berkendaraan di jalan raya.
Anak-anak juga dikasih tahu bagaimana cara menyeberang jalan raya yang bener. Ada nyanyiannya lagi. Satu, berdiri di pinggir jalan. Dua, tengok kanan. Tiga, tengok kiri. Empat, tengok kanan lagi. Lima, berjalan lurus ke depan dengan hari-hari.
Ibu-ibu polwan ngasih hadiah banyak bagi yang berani maju nyanyi atau praktek cara nyeberang jalan yang bener. Hadiahnya, macem-macem. Ada tempat air mineral dengan bentuk yang macem-macem. Nah, yang dahsyat ada hadiah berupa helm standar nasional.
Wah, anak-anak jadi pada tertarik sama polisi. Yang sebelumnya takut atau belum kenal, kini semakin deket. Jadi, kalo pas di jalan mereka bisa menyapa ramah kalo dulu pernah berkenalan.
Monday, May 17, 2010
Dalang and The Sugar Factory
Wah judulnya kayak film. Charlie and The Chocolate Factory. Emang sengaja dibuat gitu. Sebab postingan ini akan berkisah gak jauh kok sama gula dan dalang. Begini ceritanya. Kelas 4 kan baru saja ngadain outing tuh. Tempatnya ngambil obyek di pabrik gula Madukismo Jogja. Kebayang kan gimana pabrik gula tu. Nah, yang masih gelap belum kebayang, ikuti terus kisah ini.

Di pabrik gula Madukismo, temen-temen kelas 4 disambut di aula. Di aula mereka diterangkan tentang gimana sih proses pembuatan gula dari bahan asalnya. Yak bener dari batang pohon Tebu. Pohon-pohon Tebu yang sudah masak diangkut menuju pabrik gula. Sebelum masuk penggilingan ditimbang dahulu. Untuk mengangkut Tebu menuju mesin penggilingan ada sebuah kendaraan seperti kereta api tapi mini ukurannya. Orang menyebutnya Lori. Bagi tamu yang berkunjung diberi fasilitas naik Lori menuju pabrik.
Sepanjang perjalanan bisa dinikmati pemandangan mesin-mesin pengolah Tebu. Buesar-buesar deh ukurannya. Ya iyalah lha wong Tebu yang diolah juga banyak. Berton-ton jumlahnya.
Begitu masuk pabrik. Subhanalloh, lebih gede-gede lagi mesinnya. Banyak pipa-pipa besar bergelantungan ke sana ke mari. Bau agak kurang sedap juga memenuhi ruangan pabrik. Bau itu berasal dari limbah Tebu yang sudah diperas sari manisnya.
Ini dia gula yang udah jadi. Mmm . . . so sweeet. Manis banget deh. Lebih mantep karena kluar langsung dari mesin pengristal. Cairan perasan Tebu tadi rupanya harus dikristalkan dulu sehingga bentuknya seperti pasir. Makanya kemudian banyak orang menyebutnya gula pasir
Untuk pengemasan mash dibutuhkan tenaga manusia. Dimasukkan plastik, ditimbang dan disegel. Banyak supermarket besar di Jogja yang meminta pesanan di Madukismo. Gak krasa waktu udah siang. Begitu pada puas, perjalanan outing berlanjut ke Godean. Tujuannya untuk mendatangi rumah mbah Harjo. Seorang dalang yang sudah berpengalaman dalam dunia pewayangan. Temen-temen akan belajar tentang wayang, gamelan. Eh, mereka akan dikenalkan juga dengan mas Banar. Dalang yang juga baru menginjak kelas 4 SD.
Begitu sampe lokasi, anak-anak langsung menyerbu gamelan. Berebut ingin membunyikan. Oleh mbah Harjo langsung diterangkan satu per satu nama gamelan dan bagaimana cara membunyikannya.
Selanjutnya mereka dikenalkan dengan beberapa tokoh wayang. Siapa yang namanya Bagong, Petruk, Bima dan lain-lain. Di situ juga telah hadir mas Banar, sang dalang cilik. Temen-temen kelas 4 disuguhi unjuk kebolehan mas Banar. Semua menunjukkan wajah heran dan kagum. Ternyata bisa ya, meski kecil tapi mampu menjalankan wayang dan ceritanya.
Di pabrik gula Madukismo, temen-temen kelas 4 disambut di aula. Di aula mereka diterangkan tentang gimana sih proses pembuatan gula dari bahan asalnya. Yak bener dari batang pohon Tebu. Pohon-pohon Tebu yang sudah masak diangkut menuju pabrik gula. Sebelum masuk penggilingan ditimbang dahulu. Untuk mengangkut Tebu menuju mesin penggilingan ada sebuah kendaraan seperti kereta api tapi mini ukurannya. Orang menyebutnya Lori. Bagi tamu yang berkunjung diberi fasilitas naik Lori menuju pabrik.
Monday, May 10, 2010
Finding Neverland
Seluruh tema pembelajaran selesailah sudah. Yang terakhir adalah tema Tanah. Untuk memperdalam pembelajaran tentang tanah seperti biasa ada Outing Time ! Dipilih obyek Bebeng Kaliadem. Tepatnya berada di kaki gunung Merapi. Di Bebeng kita akan lihat bekas-bekas letusan Merapi tahun 2006. Tidak ketinggalan, kita akan liat juga bunker, tempat perlindungan letusan Merapi. Tapi bunker itu di letusan terakhir 2006 tidak berfungsi baik. Ada 3 korban meninggal saat berlindung di dalamnya.
Ini dia bunkernya. Karena ruangannya di dalam tanah, sehingga untuk masuk harus turun dulu
Beginilah suasana di dalam bunker. Meski anak-anak tahu kalo di dalamnya ada 3 korban meninggal, ternyata keingintahuan mengalahkan ketakutannya. Di dalam bunker dengan luas 7 x 10 meter denga atap bebentuk melengkung. Setelah letusan Merapi, bunker ini tertutup lahar panas. Bahkan ada yang masuk. Terlihat adanya banyak lapisan pasir di dalam bunker bekas lahar yang sudah mendingin. Setelah puas mengamati bunker, perjalanan lanjut untuk menemukan gua Jepang.
Sebelum melakukan perjalanan yang cukup jauh, berpose dulu di atas lava yang kini sudah menjai lapisan batu dan pasir.

Disana banyak ibu-ibu yang kerjaannya mencari rumput untuk dijual. Mereka mencari di tempat-tempat yang tinggi kemudian diusung ke bawah. Karena rumput di lereng Merapi kualitasnya baik sekali.
Perjalanan berlanjut dengan menyeberangi kali Bebeng. Kali ini dulunya juga dilewati lahar panas. Lihat saja bekas alirannya yang kini sudah menjadi batu dan pasir.
Masuklah ke dalam hutan. Rupanya disini tidak tampak ada bekas -bekas lahar yang menerjang. Terlihat tetumbuhan yang menghijau. Selama perjalanan setiap siswa harus disiplin. Jalan satu-satu. Serta selalu menunggu saat barisan paling belakang tertinggal.
Subhanalloh. Betapa hijau dan sejuknya pemandangan di dalam hutan. Di kanan-kiri terdengar bunyi kicauan burung.
Saatnya jalan curam. Semua berjalan harus penuh kewaspadaan. Dengan jalan selebar dua kaki dan di samping adalah jurang yang curam sekali. Menuruni jurang jalan itu berkelok kanan dan kiri.
Lihat betapa tingginya jurang. Sempat ragu untuk mengurungkan niat. Tapi keingintahuan mengalahkan kekhawatiran. Seluruh siswa diharuskan berjalan merapat ke dinding.
Alhamdulillah, sampailah ke dasar jurang. Tapi perjalanan masih berlanjut. Karena gua Jepang memang letaknya sangat tersembunyi. Di area itu ada 3 goa. Dua gua berdekatan terletak dalam sebuah ceruk bukit. Satunya lagi masuk mengikuti aliran sungai.
Kita akan menuju gua yang di ujung aliran sungai. Kebetulan sungainya tidak ada aliran air. Meski ada beberapa bekas genangan yang tertinggal.
Eureka !! Ini dia guanya. Setelah perjalanan yang cukup melelahkan dan mencengangkan terobati dengan penemuan ini. Wah pose dulu ah !
Di depan gua terdapat air terjun. Dulunya sengaja dibuat dekat dengan sumber air. Sehingga kebutuhan akan air jadi terjamin. Sengaja kita gak masuk gua. Takut kalo ada hewan berbisanya. Atau gas beracun, karena sudah lama sekali gak dihuni manusia. Apalagi jarang orang yang merambah sekitar situ.
Merayakan penemuan dengan mengguyur diri dengan air. Ufh . . . dingin sekali.
Istirahat dulu, sambil mengisi energi untuk perjalanan pulang. Sambil menikmati suasana alam yang masih hijau dengan bunyi-bunyi burung serta serangga. Enak ya kalo menyatu dengan alam.
Alhamdulillah, penemuan gua Jepang kali ini membawa pengalaman yang tak terlupakan. "Baru kali ini outing yang paling menengangkan" komentar anak-anak.
Disana banyak ibu-ibu yang kerjaannya mencari rumput untuk dijual. Mereka mencari di tempat-tempat yang tinggi kemudian diusung ke bawah. Karena rumput di lereng Merapi kualitasnya baik sekali.
Saturday, May 8, 2010
Anugrah King and Queen of Market Day
Semester Genap kali ini sudah mendekati ujung. Program pembelajaran pun hampir paripurna alias selesai. Tapi, mencari ilmunya masih terus go on alias terus menerus (kok alias-alias terus sih). Nah salah satu program yang suah selesai adalah Market Day. Hampir seluruh siswa sudah terjadwal dan merasakan menjadi penjual pun juga pembeli tentunya. Kali ini ada yang lain. Ustadzah Win sebagai boss pasar Market Day membuat acara pemilihan King and Queen of The Market Day.
Ada beberapa kategori penghargaan Market Day. Penjual Favorit Pilihan Ustadz/ah, Penjual Favorit Pilihan Siswa, Pembeli Favorit, Penjual Kreatif, dan yang terakhir King dan Queen of Market Day.
Dalam sambutannya, ust. Hamdan memberi motivasi kepada seluruh siswa bahwa menjadi pengusaha sangat dimotivasikan oleh Rasulullah SAW. Sebuah hadist mengatakan, jika pintu rizki itu ada 10, 9 diantaranya didapat dari aktivitas menjadi pengusaha. Dahulu Rasulullah juga pengusaha sejak remaja, sehingga kemudian dipersunting seorang wanita konglomerat, Khadijah.
Acara diselingi dengan penampilan recorder oleh siswi kelas 4. Mereka membawakan beberapa lagu secara instrumental.
Yang pertama, penghargaan penjual favorit pilihan ustadz/ah. Beberapa nominasi dipanggil ke panggung. Kemudian dibacakanlah, ternyata penjual terfavorit adalah mbak Acintya kelas 4C.
Rupanya, penjual favorit pilihan siswa jatuh pada siswa bule tapi kelahiran Jawa. Sindo kelas 1 B. Wah, kira-kira apa yang dijual ya kok pada jagoin dia.
Untuk ustadz/ah ada anugrahnya juga. Bliau-bliau tu yang udah memotivasi siswa-siswanya untuk jualan sehingga pada tertarik jualan di Market Day.
Tak lupa ada penghargaan bagi penjual kreatif. Penghargaan jatuh pada mbak Marsya kelas 1B yang mempunyai jualan yang sangat unik. Mbak Marsya menjual belalang, kepiting dan hewan serangga lain. Meski kurang peminat tapi tetep PD jualan. Slamat ya mbak Marsya, teruskan kreasinya.
Nih dia wajah The King of Market Day tahun ini. Mas Abyan kelas 4B. Banyak fans tentunya yang ikut seneng dipilhnya Abyan. Tentunya, mereka-mereka yang sudah jadi langganan jualannya Abyan.
Untuk The Queen of Market Day tahun ini pilihannya jatuh pada mbak Icha kelas 3A. Wah slamat ya mbak. Semoga kelak bener-bener jadi businesswoman yang tangguh dan sukses. Amiin.
Subscribe to:
Posts (Atom)
