Siswa kelas 3C gak mau ketinggalan. Pas tema pembelajaran juga Semut. Namun media yang dibuat dengan bahan di sekitar kita. Untuk membuat gel digunakan tepung agar-agar atau nutrijel. Pertama-tama, menyediakan sebuah toples atau tabung kaca bening untuk membuat gel. Bubuk gel dicampurkan dengan gula pasir.
Setelah menyatu, dimasukkan air mendidih. Dengan air yang cukup, lebih dari setengah tabung. Eh, jangan lupa warna gelnya yang bening, supaya gel yang terbentuk tidak keruh. Tidak seperti punyanya mas Feri ini, keliru warna coklat tua. Semut yang digali otomatis nantinya gak keliat.
Menunggu air mendidih, kesempatan untuk mencari semut yang diternakkan. Ada yang mencari di lubang tanah, di kayu, di kebun. Ada yang semut kecil, gede. Semua tergantung selera.
Setelah air mendidih, dimasukkan satu per satu di tabung. Ternyata, ada anak yang membawa tabung dari plastik. Pas diguyur air panas, langsung melempem. Bentuknya peyot.
Waktunya menunggu terbentuknya gel. Sekaligus suhu air dingin. Supaya semutnya gak mati kepanasan. Setelah, gel terbentuk, bisa dicoba dengan menekan permukaannya. Keras apa belum. Jika udah keras, barulah semut-semut dimasukkan. Yang namanya percobaan, ada juga gel yang tidak terbentuk. Masih saja cair. Barangkali kebanyakan air sehingga larutan menjadi terlalu encer.
Terakhir, tinggal mengamati gerak-gerik semut. Bagaimana cara menggalinya. Gimana bentuk terowongannya. Dan seterusnya. Penasaran mau mencoba ?
