Wednesday, September 16, 2009

Video Ramadhan 1430

Pas acara mabit kemarin, malamnya diputer video dokumentasi selama program pesantren Ramadhan 1430. Banyak hal yang membuat ketawa anak-anak. Video itu dibuat seperti acara berita dalam TV. Trus, penyiarnya juga dari siswa. Yaitu mas Ikhwan kelas 5B. Lalu, ada juga tayangan seperti acara 'Kena Deh' miliknya Panji. Tapi ini agak unik dan tambah lucu.







Yang mau Video utuhnya bisa download file di bawah ini. Ada 38 file. Karena panjangnya durasi sehingga dipotong-potong menjadi 38 supaya downloadnya ringan. Oke, selamat menikmati. Yang sabar ya . . .

file 1  klik : disini, file 2  klik : disini, file 3 klik : disini, file 4 klik : disini, file 5 klik : disini file 6 klik : disini file 7 klik : disini file 8 klik di : disini file 9 klik : disini file 10 klik : disini file11 klik : disini file 12 klik : disini file 13 klik : disini file 14 klik : disini file 15 klik : disini file 16 klik : disini file 17 klik : disini file 18 klik : disini file 19 klik : disini file 20 klik : disini file 21 klik : disini file 22 klik : disini file 23 klik : disini file 24 klik : disini file 25 klik : disini file 26 klik : disini file 27 klik : disini file 28 klik : disini file 29 klik :  disini file 30 klik : disini file 31 klik : disini file 32 klik : disini file 33 klik : disini file 34klik : disini file 35 klik : disini file 36 klik : disini file 37 klik : disini file 38 klik : disini

alat untuk muter videonya bisa download disini

Saturday, September 12, 2009

SDIT Alam Berduka

Di sepertiga Ramadhan 1430 terakhir, kaluarga  SDIT Alam sedang dirundung duka. Berita duka atas kepergian 2 sahabat dan murid tercinta.

Pertama, Mas Muhammad Abdul Muflih. Alumni SDIT Alam Nurul Islam 2 tahun yang lalu. Putra Bapak Rohmat Teguh. Meninggal pada hari Jum'at 11 September 2009 jam 13.30 di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta .

muflih

Kedua, Mbak Prawesti, kelas 3 C. Meninggal Sabtu 12 September 2009 putri ibu Ninik Imam. Dikebumikan di Kronggahan Gamping Sleman Sabtu, 12 September 2009 jam 13.00.
westhi
Mari kita sholatkan dan doakan mereka berdua, agar diampuni seluruh dosa-dosanya dan diterima seluruh amal ibadahanya. Amin.

Cara Menyolatkan Jenazah
Apabila jenazah sudah dimandikan dan dikafani, hendaknya segera disalatkan.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan salat jenazah adalah syarat, rukun, dan cara salat jenazah.
1. Syarat Salat Jenazah
Syarat salat jenazah adalah sebagai berikut.
a) Semua yang menjadi syarat salat fardu, menjadi syarat salat jenazah, misalnya menutup aurat, suci badan dan pakaian, serta menghadap kiblat.
b) Mayat harus sudah dimandikan dan dikafani.
c) Letak jenazah di sebelah kiblat orang-orang yang menyalatkan, kecuali jika salat di atas kubur atau salat gaib.
2. Rukun Salat Jenazah
a) Niat salat jenazah;
b) Takbir empat 4 kali;
c) Membaca Surah al-Fatihah setelah takbirotulihram;
d) Membaca salawat Nabi sesudah takbir kedua;
e) Mendoakan jenazah,sesudah takbir ketiga dan keempat;
f) Mengucapkan salam.
3. Cara Mengerjakan Salat Jenazah
Cara mengerjakan salat jenazah adalah sebagai berikut,
a) Sebelum mengerjakan salat jenazah, kita hendaklah mengambil air wudu, sebagaimana mengerjakan salat fardu.
b) Setelah berdiri tegak, kita mengucapkan takbir yang pertama sambil mengangkat tangan diiringi niat salat jenazah.
c) Setelah membaca takbir, kita membaca Surah al-Fatihah.
d) Setelah membaca Surah al-Fatihah, kita membaca takbir kedua (allahu akbar).
e) Setelah membaca takbir kedua, kita membaca salawat Nabi berikut ini.


Artinya:
Ya Allah berilah selawat atas Nabi Muhammad.
Bacaan selawat yang lebih utama adalah sebagai berikut.


f) Setelah membaca salawat Nabi, kita membaca takbir ketiga(Allahu akbar).
g) Setelah membaca takbir ketiga, kita membaca doa.Dan doa untuk mayat laki-laki adalah sebagai berikut.

Artinya:
Ya Allah ampunilah dia, kasihanilah dia, sejahterakanlah dia, dan maafkanlah dia. Doa yang lebih utama sebagai berikut.



Artinya:
Ya Allah ampuni dia, kasihanilah dia, sejahterakanlah dia, dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah tempat masuknya, mandikanlah dia dengan air es dan embun dan bersihkanlah kesalahannya, sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran. Gantikanlah rumahnya dengan rumah yang lebih bagus, dan keluarganya dengan keluarga yang lebih bagus, dan jodohnya dengan jodoh yang lebih bagus dan jauhkanlah (jagalah) dari siksa kubur dan api neraka. Doa untuk mayat perempuan adalah sebagai berikut


Artinya sama dengan doa untuk jenazah laki-laki. Adapun doa untuk anak – anak adalah sebagai berikut.


Artinya:
Ya Allah, jadikanlah ia tabungan, simpanan pelajaran, dan teladan serta penolong untuk orang tuanya, dan dengannya beratkanlah timbangan orang tuanya dan tuangkan kesabaran yang baik di hati kaduanya, Dan janganlah menjadikan fitnah kedua orang tuanya sepeninggalnya dan janganlah Engkau (Tuhan) menghalangi pahala kedua orang tuanya. h) Setelah membaca doa untuk mayat, lalu kita membaca takbir keempat.
i) Setelah membaca takbir keempat, kita membaca doa sebagai berikut.


Artinya:
Ya Allah, janganlah Engkau haramkan (halang–halangi) kami akan pahalanya, jangan Engkau beri cobaan atau fitnah kami sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia. Doa yang lebih utama sebagai berikut.


Artinya:
Ya Allah, janganlah engkau haramkan (halang–halangi) kami akan pahalanya, jangan Engkau beri cobaan atau fitnah kami sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia, dan saudara–saudara kami yang telah beriman terlebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman, Ya Allah Engkau Maha Penyantun dan Penyayang. j) Setelah selesai membaca doa, kita melakukan salam dangan menengok ke kanan dan ke kiri dengan ucapan berikut ini.


Artinya:
Keselamatan, rahmat, dan berkah Allah semoga tetap pada kamu sekalian.

7. Cara Menguburkan Jenazah
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penguburan jenazah adalah sebagai berikut.
1) Jenazah segera dikuburkan.
2) Liang lahat dibuat seukuran jenazah dengan kedalaman kira-kira setinggi orang ditambah setengah lengan dengan lebar kira-kira 1 meter.
3) Liang lahat tidak bisa dibongkar oleh binatang buas. Maksud menguburkan jenazah untuk menjaga kehormatan mayat dan menjaga kesehatan orang-orang di sekitar makam dari bau busuk.
4) Mayat dipikul dari keempat penjuru.
5) Setelah sampai di tempat pemakaman, jenazah dimasukkan ke liang lahat dengan posisi miring ke kanan dan dihadapkan ke kiblat. Ketika meletakkan jenazah di dalam kubur, kita membaca doa berikut ini.


Artinya:
Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah. (H.R. at-Tirmizi: 967)
6) Lepaskan tali-tali pengikat, lalu tutup dengan papan, kayu, atau bambu, dan ditimbun sampai galian liang kubur menjadi rata.
7) Mendoakan dan memohonkan ampun untuk jenazah.

Friday, September 11, 2009

Pameran Karya, Bakti Sosial, Buka Bersama dan Mabit

Wah lengkap deh kayak gado-gado. Emang sengaja. Untuk menuntasi program pesantren Ramadhan 143o kali ini, panitia mengemas acara yang penuh dan padat. Acara tersebut berlangsung di akhir masa pembelajaran semasa Ramadhan. Secara umum acara itu dimulai jam 15.30 pada hari Selasa, 8 September 2009. Berupa pameran karya siswa dan guru, ustadz-ustadzah. Seluruh karya baik dari hasil lomba maupun karya monumental lain dipajang. The milestones siswa dan guru itu beberapa sengaja diberi nilai rupiah. Dengan tujuan bagi pengunjung yang kepingin beli bisa langsung transaksi gitu.

pameranpameran01Persiapan pameran sudah disiapkan sejak pagi. Menset tempat pameran sehingga pengunjung nyaman menikmati karya. Pun tertarik dan segera beli karya . . he . .he.

dapur02Sementara di dapur terjadi kesibukan yang luar biasa. Ustadzah Yeni dan ustadzah Yamtinem cs berjuang untuk membuat masakan yang super lezat untuk buka puasa. Sedangkan ustadzah mengemas seluruh menu dalam kotak makan. Ada sayur, nasi, buah, lengkap deh. Empat sehat Lima sempurna.

snack

Jam sudah menunjukkan pukul 15.30. Saat adzan 'Ashar berkumandang, begitu selesai sholat berjama'ah siap untuk menyambut kedatangan peserta. Baik siswa maupun orang tua. Beberapa anak sudah sejak siang datang dan sudah mulai melihat-lihat lokasi lapangan yang sudah disulap menjadi lahan pameran. Begitu anak-anak hadir tak kuat untuk menahan ingin tahunya. Langsung saja deh anak-anak, ortunya juga langsung menyerbu lokasi pameran. Tertarik untuk melihat mana hasil karyanya serta tak tahan untuk segera tahu laku gak ya karyanya.

pameran03Waktu menikmati karya sudah selesai. Saatnya acara buka bersama. Untuk orang tua dan wali acara sendiri di pendopo sedangkan anak-anak khusus kelas 1 sampe 3 acara buka bersama di GOR. Sisanya, siswa kelas 4 sampe 6 ditambah temen-temen SALYo melakukan bakti sosial. Keliling kampung untuk menyerahkan paket sembako hasil pengumpulan dari anak-anak.

baksosLiat, banyak skali kan yang terkumpul. Sampe menggunung gitu. Wah, butuh banyak pasukan nih untuk mendistribusikan ke masyarakat.

baksos01Pertama kali, pasukan sembako dikumpulkan dahulu untuk apel mendapatkan pengarahan wilayah mana yang akan dijadikan target sasaran penyerangan penyerahan bantuan sembako. Mereka dikelompok-kelompokkan berdasarkan kelas menjadi beberapa peleton. Masing-masing peleton dipimpin oleh komandan yang sudah mengenal sasaran wilayah. Begitu apel selesai, segera operasi dilancarkan. Bismillahirrohmanirrohiim, Allohu Akbar !!

baksos02Satu peleton pimpinan komandan Agus menuju ke sektor serang timur. Wilayah RT 5. Misi pertama menuju pos rumah pak RT untuk minta guide menunjukkan titik-titik serang.

baksos04Meski bertubuh mini, tapi prajurit Natsir ini bersemangat maksi alias guede. Buktinya satu paket amunisi yang berisi gula, minyak goreng, mie instan, beras dibawanya dengan wajah penuh ceria. Pertanda optimis buruan targetnya bakal tercapai.

baksos07Allohu Akbar, tuh bener kan. Tubuh kecil bukan menjadi halangan untuk menyelesaikan tugas. Prajurit Natsir berhasil menembak targetnya. Sampelah amunisi kepada target penerima. Ah, jadi terharu nih melihat senyumnya ibu itu.

Adzan maghrib berkumandang. Alhamdulillah, setelah aktivitas yang heboh dari pagi hingga sore tadi, akhirnya dahaga yang menyerang tenggorokan segar membasah dengan air kolak bikinan ustadzah Reni cs kru dapur. Allohumma laka sumtu wabika ammantu wa'ala rizqika afthortu birohmatika yaa arhamarrohimin.

Acara malam setelah sholat 'Isya dan tarawih adalah pembagian hadiah lomba-lomba. Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video dokumentasi kegiatan selama pembukaan program Ramadhan hingga akhir. Anak-anak pada suka melihat ekspresi mereka sendiri. Ditambah lagi ada kegemaran baru yang mewabah pada anak. Yaitu kesukaan pada stiker. Karena selama program kemarin panitia membuat berbagai versi stiker yang akan diberikan kepada anak yang mampu menjawab quiz dan menunjukkan prestasi. Ada juga tayangan yang mirip acara 'Kena Deh' dengan pembawa acaranya bukan Panji tapi mas Ikhwan dan Brian dengan gaya mirip Panji untuk menyebarkan stiker Ramadhan.

Yang aneh dan baru kali ini di acara mabit. Panitia menggunakan cara baru dalam membangunkan makan sahur anak-anak. Biasanya pake kentongan atau pengeras suara kan. Nah, kali ini rupanya merahasiakan. Sehingga pas jam tepat menunjukkan 02.45, anak-anak kaget bangun dengan suara ledakan. Semua berhamburan keluar. Di atas langit terlihat cahaya meluncur indah warna-warni. Ternyata kembang api.

fireworksWah, jadinya anak-anak pada bangun. Tak satupun yang malas-malasan tidur. Karena kaget sekaligus tertarik dengan pertunjukan kemabng api dari ustadz-ustadz. Good bye ngantuk.

Acara mabit ditutup dengan apel sekaligus pesan dan kesan agar sisa Ramadhan harus lebih optimal lagi ibadahnya. Apalagi sepuluh malam terakhir akan ada lailatul qadar. Seluruh ustadz-ustadzah sekaligus siswa melakukan salam-salaman sebagai ucapan maaf atas kesalahan selama ini untuk bertemu kemudian setelah libur akhir Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dengan semangat bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir.

salaman

Ramadhan 1430 : Tunjukkan Taqwamu !

Adalah tema pesantren Ramadhan tahun ini. Dengan semangat untuk berlomba untuk menunjukkan Taqwa, seoptimal mungkin siswa dan ustadz/ahnya menunjukkan prestasi terbaiknya. Panitia pesantren Ramadhan menggelar berbagai kegiatan untuk mengasah potensi siswa dan ustadz/ah. Sehingga semuanya bisa berekspresi untuk menunjukkan prestasinya.

adzanDiantaranya adalah lomba adzan, lomba mewarnai kaligrafi, lomba membuat kartu lebaran, lomba membuat mading, lomba kultum, lomba, puitisisasi qur'an dan lomba dramatisasi qur'an. Semua siswa berperan serta mengikuti meski hanya satu lomba. Yang paling seru dinikmati adalah saat pentas dramatisasi qur'an. Berbagai kisah di qur'an digelar dalam sebuah drama. Ada yang mementaskan kisah adam dan hawa di surga, kisah perang uhud, kisah pemilik kebun yang dholim, kisah nabi Musa dan lain-lain. Tidak ketinggalan ustadz dan ustadzah juga tampil.

ustadzahUstadzah menampilkan dramatisasi surah asy-Syams. Setiap ustadzah memakai topeng sambil menampilkan visualisasi ayat dalam surah asy-Syams. Seperti matahari, bulan, bumi, membersihkan jiwa. Di akhir pertunjukkan, narator memberikan kuiz kepada anak-anak untuk menebak satu per satu wajah ustadzah. Yang tepat tebakannya dapat hadiah.

lihat ustadzahTuh liat, rame banget kan anak-anak nontonnya. Mereka juga antusias untuk menebak wajah ustadzah favoritnya. Nah, untuk ustadz menampilkan drama yang diinspirasikan dari surah al Baqoroh ayat 208. Yaitu perintah Allah untuk menghindarkan diri dari mengikuti syaitan.

ustadzSeluruh lomba tlah usai. Dewan juri mulai melakukan penilaian untuk menentukan siapa yang juara. Sedangkan hadiah akan dibagikan saat acara Mabit penutupan program pesantren Ramadhan tahun ini. Setiap lomba muncul para pemenang baru. Pemenang yang sudah berusaha mengasah potensinya untuk menunjukkan potensi dirinya. Menunjukkan prestasi sebagaimana taqwa sebagai puncak prestasi ibadah. Ayo tunjukkan lagi taqwamu !

madin k6 Juara I Mading : kelas 6 putra

madin k5bJuara II Mading : kelas 5 b putri

mading k5aJuara III Mading : kelas 5 a putri

Thursday, August 20, 2009

Ramadhan, I Love You Full !

Bagi yang belum dapet Jadwal Imsakiyah bisa download klik aja disini untuk semua kota besar di Indonesia


Mbah Surip emang menginspirasi. Buktinya, ungkapannya sering dipake banyak orang untuk mengekspresikan kecintaan. Termasuk siswa-siswa SDIT Alam dalam mengekspresikan kecintaan dan kerinduan akan Ramadhan. Cinta banget. Kangen banget. Ramadhan, I love You Full !

DSC_2677 Lihat, betapa kerinduan Ramadhan diungkapkan sama seperti mbah Surip kangen akan gendong-gendongan. Untuk menyambut Ramadhan kali ini, SDIT Alam melakukan penyambutan yang sangat meriah. Tema pesantren Ramadhan kali ini adalah Tunjukkan Taqwamu. Jadinya, sudah deh dimulai kompetisi dalam menunjukkan taqwa masing-masing. Termasuk dalam menyambut Ramadhan. Rangkaian pesantren Ramadhan diawali dengan pawai Tarhib (=mengingatkan) Ramadhan. Mengajak masyarakat sekitar untuk bergegas menyiapkan diri untuk menghadapi Ramadhan yang penuh barakah.

DSC_2644 Setiap anak membuat poster dan spanduk ucapan dan ajakan sambut Ramadhan. Dengan berbagai bentuk ungkapan bahasa. Penuh warna dan hiasan. Mereka membuat sendiri sesuai dengan ungkapan mereka akan Ramadhan.

DSC_2660Selain diwarnai dengan berbagai tulisan poster dan spanduk, pawai juga dilengkapi dengan gebukan drum mas Sabik kelas 3A. Sambil diusung pake pick up, mas Sabik menujukkan kebolehannya menggebuk drum. Sedang di depan ada ustadz Gusdul yang menyanyikan lagu sambut Ramadhan.

DSC_2654Anak-anak pada semangat sambil jalan dan menyanyi lagu sambut Ramadhan diiringi drum. Sedangkan beberapa anak asik sibuk memberi jadwal Imsakiyah kepada masyarakat sekitar. Meraka senang dan tertarik pada iring-iringan pawai.

DSC_2656Begitu pawai selesai sampai di sekolah, anak-anak langsung istirahat. Uf . . . capek banget. Meski jalannya gak begitu jauh tapi capek banget. Habis, cuaca yang panas membuat kerongkongan kering. Udah deh, minum yang banyak biar gak depresi, eh salah. Dehidrasi. Selanjutnya, ustadz Gusdul dan ustadz Bintara mengumumkan untuk siap-siap akan ada inspeksi kelas untuk meliohat kebersihan. Jadilah, semua anak bergegas ke kelas dan membersihkan kelas sebersih-bersihnya.

DSC_2667Waduh apaan tuh. Kok ada Densus 88 tapi kok sampingnya ada orang yang pake sorban bawa tas yang sama persis digunakan pengbom JW Mariot dan Ritz Carlton ya. Ada apa nih. Apa Densus 88 sudah menangkap tukang bom lagi. Ato malah SDIT Alam mau diteror bom. Ooo . . . ternyata mereka bertiga tu adalah petugas inspektor kebersihan kelas. Pakaiannya aja yang niru ama Densus 88 dan pengebom bunuh diri. Wah, jadinya banyak anak-anak yang terkaget-kaget.

DSC_2674Begitu seluruh kelas telah selesai diinspeksi. Kegiatan selanjutnya dalah bersih GOR. Gedung Olah Raga. Karna di tempat ini akan dipake keseluruhan aktivitas pesantren Ramadhan. Sholat jama'ah, lomba kaligrafi, teatrikal Qur'ani, Adzan, dll. GOR akan dibuat senyaman mungkin. Sehingga seluruh aktivitas jadi semakin semangat. Semoga Ramadhan kali ini semakin hidup. Semakin banyak berkah, ampunan dan ridho Allah yang kan tergapai. Oh Ramadhan, I love you Full ! . . .


Monday, August 17, 2009

Peresmian Gedung Syuhada

Bertepatan dengan momen peringatan kemerdekaan, ada acara penting nih yang diselenggarakan ustadz-ustadzah. Yaitu peresmian gedung baru. Sebelum acara dimulai, ada kegiatan khusus dulu. Yaitu pijet-pijetan.

DSC_2516

DSC_2518

Jika dengan seksama kita amati selama ini. SDIT Alam tu agak unik dengan gedungnya. Lho, emangnya apa sih yang unik. Dulu waktu SDIT Alam masih ada di kompleks barat, ada gedung yang dibuat dengan bahan kayu sengon.

jam matahari

Gedungnya mirip dengan pondok kayu. Semua kayu sengon digunakan sebagai dinding dan lantai. Trus, disusul dengan gedung yang berada di utara gedung Sengon. Yaitu gedung Glugu atau pohon kelapa.

sate ayam04

Nah di gedung Glugu agak elegan dikit. Habisnya udah dua lantai sluruh glugu yang digunakan tampak halus mulus dan diberi lapisan pengkilat. Sehingga nampak kayak kayu mahal gitu.

Nah, gedung yang baru ini terbuat seluruhnya dari bambu. Tapi supaya untuk memulai pembiasaan menyebut gedung, tidak lagi disebut dengan gedung Bambu gitu. Tapi dengan nama yang lebih dalem dan berarti. Nih gedungnya.

DSC_2511Sebelum meresmikan, ustadz Hamdan mengajak untuk refleksi kembali tentang keberadaan gedung-gedung yang selama ini tergolong unik ini. Semua gedung tersebut dibuat dengan bahan langsung dari alam. Tentu dari segi biaya jauh lebih murah dibanding dengan gedung yang permanen. Pesan yang muncul adalah, gedung adalah sebagai sarana dan bukan menjadi hal yang mutlak ada untuk terlaksananya pembelajaran. Boleh jadi karena keterbatasan dana sehingga gedung tidak layak bukan berarti harus menghentikan pembelajaran. Belajar harus jalan terus. Disinilah makna SDIT Alam itu bukanlah alam sebagai nature saja yang siap untuk memakai, tapi jauh luas alam sebagai universe yang bermakna munculnya tanggung jawab pemakmuran. Akhirnya, gedung bambu itu diberi nama oleh ustadz Hamdan dengan nama gedung Syuhada. Mengapa Syuhada ? karena ia dekat dengan makna 'sebagai saksi' sekaligus momen kemerdekaan agar seperti pahlawan, gedung Syuhada mampu menjadi saksi proses pembelajaran alam di SDIT Alam Nurul Islam.

Untuk menambah suasana lebih akrab, diadakan makan Gudangan bareng ditemani nasi tumpeng. Semacam urap dengan sayur yang lengkap.

DSC_2519DSC_2522 Oke deh, berarti setelah ini gedung Syuhada bisa segera digunakan. Calon penghuninya 2 kelas. Jika tidak ada perubahan akan dipake kelas 4 B dan C. Sebab kedua kelas ini selama ini masih pake ruang komputer dan pendopo. waduh slamat ya atas gedung baru. Gedung yang lain segera nyusul dikasih nama.

Peringatan Proklamasi RI ke-64

Sudah menjadi kegiatan rutin, upacara 17 Agustus dilakukan untuk memperingati hari Kemerdekaan negeri kita tercinta. Indonesia.



Pada tausyiahnya kali ini, ustadz Hamdan menjelaskan tentang hakekat kemerdekaan. Merdeka yang hakiki itu adalah "tahrirunnas min ‘ibaadil ‘ibad ila ‘ibaadullohi wahdah" merdeka berarti pembebasan manusia dari penghambaan kepada hamba kepada penghambaan kepada Alloh semata. Selama masih menghamba kepada selain Allah, berarti statusnya masih dalam kondisi terjajah. Beliau melanjutkan. Merdeka itu bisa dilihat dari 5 hal. Merdeka jiwanya. Artinya selama jiwanya bebas untuk meyakini kebenaran dan tidak dipaksa untuk meyakini yang batil, maka jiwanya merdeka. Yang kedua, merdeka pikirannya. Pikiran yang merdeka akan digunakan untuk memikirkan yang rasional, masuk akal. Jauh dari klenik, tahayul dan hal-hal yang menyebabkan hilangnya akal/gila. Ketiga, merdeka hartanya. Harta bisa dimiliki secara penuh, bebas digunakan dalam kebaikan. Tidak dirampas bahkan diserobot oleh pihak-pihak yang sengaja menjajah. keempat, merdeka keturunannya. Artinya, generasi yang tercipta adalah generasi yang mengerti benar tanggung jawab dalam mengemban amanah peradaban. Bukan generasi yang asik dengan foya dan keterlalaian. Terakhir, merdeka darahnya. Artinya, ia bisa hidup bebas, jauh dari ancaman pembunuhan yang akan menghilangkan nyawanya.

Nah, manakala salah satu saja komponen itu terbelenggu. Maka kita resmi dalam kondisi terjajah. Trus, gimana cara memerdekakannya? Saat jiwa kita meyakini hal-hal yang menyimpang aqidah, segera hapus dan luruskan dengan keyakinan yang benar. Saat pikiran kita dipenuhi dengan hal yang tidak rasional, cepat buang dan berpikirlah yang jernih dan ilmiah. Saat harta kita dirampas, pertahankan, lawan perampas harta milik kita. Saat generasi terlena, segera sadarkan. Jika perlu potong generasi manakala sudah akut. Saat nyawa kita terancam, pertahankan sekuat tenaga. Inilah upaya untuk pembersihan belenggu penjajah. Inilah usaha "Laa ilah". Setelah semua belenggu bersih, isilah semua itu dengan kebenaran dan kebaikan. Sumbernya adalah Alloh. Inilah usaha "illallaah". Kesimpulannya, Manakala Laa ilaha illallah kita benar, hakikatnya kita sudah MERDEKA sejati.