Wednesday, April 21, 2010
Toys Fair Kelas 1
Mengakhiri tema pembelajaran Mainan, kelas satu mengadakan pameran mainan. Pameran Mainan itu serentak diselenggarakan oleh kelas 1 A, B dan C. Bertempat di selasar kelas 1 menggunakan meja-meja kecil. Seluruh Mainan hasil karya mereka dipajang menanti apresiasi dan tentu saja rupiah yang akan membelinya.
Ini stand-nya mbak Diva. Mainan buatannya adalah wayang kupu-kupu kertas. "Ini semua aku yang buat lho Ust" Akunya. "Trus idenya dari siap?" tanya ustadz. Dari baca buku di perpustakaan. Ck. . ck. . bener-bener trampil nih anak
Bahan yang digunakan bermacam-macam. Mulai dari kertas, logam, kayu, plastik hingga kulit jeruk. Dari yang tradisional hingga yang modern. Dari yang kecil mungil hingga yang gede mantep.
Memang sih, beberapa ada yang masih dibuatin sama orang tuanya. Gak apa-apa deh, ayng penting bisa ikut pameran dan memajang Mainannya.
Nah, untuk yang ini, satu perangkat pakaian perang. Mulai dari pedang, tameng hingga baju besinya yang semuanya terbuat dari kertas.
Ini dia stand-nya mas Abit kecil. Liat betapa banyak dan variasi boneka kertas. Tuh bonekanya mas Fahim. Lucu ya. Boneka Sponsebob tu bisa digerakin lidahnya naik-turun loh. Katanya, itu murni buatannya. Idenya liat-liat di internet. Wuih . .wuih cakep bener. Sukses deh buat anak-anak kelas 1. Moga-moga besar kelas bisa buat pameran yang lebih besar lagi. Bisa mendatangkan penonton ribuan. Amiin.
Buat Telur Asin
Masih di tema Tanah, kelas 3 kali ini berkreasi menggunakan tanah. Cuman, tanah yang digunakan adalah tanah olahan. Yaitu, tanah yang diambil dari batu bata. Good, tebakan yang jitu ! Tanah itu digunakan untuk membuat telur asin.

Nah, untuk bahan telur asin ini, tidak semua telur bisa digunakan. Dibutuhkan telur yang bercangkang teba. Digunakanlah telur bebek. Jangan keliru loh. Telur bebek tu warnanya biru.

Pertama kali, semua telur dicuci. Untuk memastikan semua kotoran hilang. Supaya selama proses pengasinan steril. Kalo masih ada kotoran, jangan-jangan kotoran tu ikut masuk ke dalam telur. Nyucinya pake sabun cuci supaya bersih bener.

Setelah bersih, telur kemudian digosok. Nggosoknya pake daun pohon jati yang kasar selama 5 menit. Tujuannya, supaya pori-pori cangkang telur terbuka dengan baik. Ati-ati loh, jangan terlalu kuat nggosoknya. Biar gak retak ato pecah.
Selanjutnya, menyiapkan bahan untuk mengasinkan. Batu bata merah ditumbuk hingga halus. Bahan ini akan digunakan untuk membungkus telur selama proses pengasinan.
Serbuk tanah merah kemudian dicampur dengan garam dapur. Pastikan tercampur dengan merata. Tuh, liat sampai harus dicicipi untuk membuktikan sudah asin bener rasanya.
Campuran tanah dan garam kemudian diberi air. Campur hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk. Airnya secukupnya. Bila terlalu banyak akan sulit untuk membungkus telur.
Nah, telur-telur kemudian dibungkus. Serapat mungkin. Setelah itu, semua telur-telur itu dimasukkan ke dalam gelas mineral. Tunggu 2 pekan mendatang proses pengasinan berlangsung. Ah, udah gak sabar nih ingin nyicipi telur asin. Apalagi hasil karya sendiri.
Nah, untuk bahan telur asin ini, tidak semua telur bisa digunakan. Dibutuhkan telur yang bercangkang teba. Digunakanlah telur bebek. Jangan keliru loh. Telur bebek tu warnanya biru.
Pertama kali, semua telur dicuci. Untuk memastikan semua kotoran hilang. Supaya selama proses pengasinan steril. Kalo masih ada kotoran, jangan-jangan kotoran tu ikut masuk ke dalam telur. Nyucinya pake sabun cuci supaya bersih bener.
Tuesday, April 13, 2010
Belajar dengan Main Kartu
Terkadang, tidak sedikit siswa yang kurang berhasil dalam memahami materi pembelajaran ketika di kelas. Disebabkan tidak semua siswa enjoy dengan gaya belajar harus duduk, diam dan menyimak. Ada anak yang harus dengan gerak untuk bisa paham. Yang lain bahkan harus ada musik baru paham pelajaran.
Nah game kartu yang ini sebenarnya sudah sangat dikenal. Domino perkalian. Permainan ini sangat cocok bagi anak untuk menghafal perkalian dengan bermain. Cukup bermain, tanpa sengaja jadi hafal deh perkalian. Ada 8 seri perkalian. Mulai seri 2 hingga seri 9. Domino Matematika ini juga bisa dibuat untuk pembagian, pecahan, desimal, persen dll. Untuk download template kartunya download klik di perkalian dan pembagian
Ada Matematika, ada Bahasa Inggris. Untuk menghafal vocabulary ato kosa kata bahasa Inggris dengan bermain. Beraneka variasi jenis kartu bisa digunakan. Nah, yang atas tu mirip juga cara mainnya dengan domino.
Inggris ada, tak kalah juga dengan bahasa Arab. Nah kalo yang Arab ni pake metode kwartet. Tujuannya juga untuk mengenal kosa kata Arab. Wah, paten abnget deh. Anak-anak makin tambah terus koleksi kosa kata Inggris-Arabnya.
Hayo siapa yang mau ngikut. Tunggu, inovasi baru ustadz/ah. Bakalan makin rame dan asyik belajarnya.
Monday, April 12, 2010
Menggoreng Kacang dengan Tanah
Pembelajaran SBK paling disuka siswa. Apalagi kalo acara masak. Nah, SBK kali ini dengan semangat tema tanah, bareng-bareng siswa kelas 3 menggoreng kacang tanah. Tapi gorengnya gak gunain minyak goreng. Tapi pake tanah. Loh, kok bisa?
Sengaja tanpa minyak supaya kacang yang digoreng bener-bener kering dan renyah. Yang baru pertama ketemu terlihat aneh. Tapi setelah nyoba hasilnya, suedep tenan.
Monday, March 29, 2010
Trustfall Net (Net Falls-Trust)
To know our friend is the same believe it or not we are sometimes difficult. Can not directly with words. New look when all that has happened. As our friend forced to keep cash with the class he would endeavor to launch an entire seduction so disetujuai classmates. Newly discovered later when the friend was trying to find a lot of reasons not to blame for removing cash from the beginning of class friends entrusted to him. But, do not worry. With outbound 'disease' distrust can be seen before it happened. Namely the trustfall net, meaning plopped down on the nets held by several people.
People who would have dropped his hands folded on his chest with a folding position reversed. with his back to the net, he threw himself on a bed net that has been drawn by some people. Not long drop. Must use the cue. Holder of the net start with "Ready to Fall", people who will jatu answered "Yes", continue with "Ready to catch", the holder of the net to answer "Yes". after a count of 1, 2, 3 just dropped.
By observing the position of those who fall will be seen how much trust people who fell to the holders of the net. Who believe management will be dropped with a straight body position, fell resigned. For those who do not believe, the body will be bent position, Lutunya be folded, and the fall by putting his ass first. 'Worse' again is that his fear overcome his gut. He just stood there a long time with great hesitation to impose themselves.
Thank God, for who can give full trust to his friends. Hopefully that is still afraid more encouraged to overcome her fears. Destroy the walls that impede nerve fear. For those who want more challenge, his friends also served with the addition of a swing to the net repeatedly.
Rambutan picking
Rambutan season arrives. West Campus is surrounded by Nature SDIT rambutan trees began to blush color. Rambutan fruit mature green meets rimbunya among leaves. Students not allowed to deliberately pick. Waiting for the right moment. When outbound. Why, what does?
Outbound material this time is teamwork. Each student is divided into 6 groups. Each group was given the opportunity to reap the rambutan. Condition, can use the ladder but the ladder must not touch the Rambutan tree. Fruit is picked to several members of the team.
If the fruit is picked less or even more, one group received iqob. All the fruit is picked off to eat. See, it fatal consequences. Each group chose its own strategy. Was also selected. Between the large collection of fruit, but with a position not too difficult to grasp.
Ending effort satisfied, when all members have to share. Stay to enjoy the success of the group effort. To maintain cohesion and get the fresh fruit, fresh red rambutan.
Outbound at Bedog
It was almost 2 months, outbound activity on the river Bedog continue. Always Wet. And always ends by finding time to decorate the stone edge of the classroom, corridors and gazebo. Need buanyak really rocks. Free live capture of the time wrote.
.
There game Pararel Gym. Players are required along the bamboo hanging. Rely on hand strength to hold the weight, and legs to swing. At the other end was greeted by a line of buoys that tires should be tied to dititi not drown.

There is also Spiral Gym. Players must climb a rope hangers mounted webing lined. Then continue climbing bamboo hanging with a rope holding the ditali hanging webing. Ends with sweep down on the buoy tires.
.
There game Pararel Gym. Players are required along the bamboo hanging. Rely on hand strength to hold the weight, and legs to swing. At the other end was greeted by a line of buoys that tires should be tied to dititi not drown.
There is also Spiral Gym. Players must climb a rope hangers mounted webing lined. Then continue climbing bamboo hanging with a rope holding the ditali hanging webing. Ends with sweep down on the buoy tires.
Subscribe to:
Posts (Atom)
