Thursday, February 11, 2010
Outing Tema Air
Monday, February 8, 2010
Membuat Ice Cream
Wednesday, January 27, 2010
Berburu Awan
Nah, kali ini siswa SDIT Alam menjalani pembelajaran bertemakan air. Banya fakta mengejutkan yang ditemukan. Ternyata air di atas bumi ini mengalami siklus atau perputaran. Sehingga hampir dipastikan jumlah air di bumi ini selalu tetap. Artinya, satu saat air yang kita minum suatu saat bisa jadi digunakan mandi oleh kerbau di sungai. Atau, air bekas rendaman cucian karena sudah bersiklus menjadi ice cream yang dipajang di mall.
Berbicara air berlanjut hingga topik cuaca. Tahu nggak kalian, ternyata yang membuat perubahan cauca itu salah satunya disebabkan oleh adanya kegiatan awan. Sungguh mengejutkan, awan itu sendiri adalah air yang berujud gas dan kristal es yang mengambang di udara. Secara umum kita kenal ada 3 jenis awan. Ada awan Cirrus. Nah, jika banyak awan cirrus pertanda cuaca akan cerah. Awan ini berada paling tinggi.
Siswa-siswi mencari mana awan cirrus. Mm. .mmh . . langit membiru. Cerah. Pastilah awan cirrus akan berarak melukis langit.
Nah, yang kedua adalah awan Cumulus. Awan ini berbentuk seperti bunga kol. Berwarna putih. Ketinggiannya berada di bawah cirrus.
Monday, January 25, 2010
Mencuci Baju Pake Biji Lerak
Friday, January 22, 2010
Kingkong Climbing
Saturday, January 2, 2010
Rihlah Ustadz/ah bersama Keluarga
Masih dalam rangkaian refreshing akhir semester, SDIT Alam mengadakan family gathering/kumpul keluarga sembari piknik ke hutan wisata Kaliurang. Tidak kurang dari 75 peserta bersama selain untuk mencari kesegaran juga sebagai media untuk mengokohkan ukhuwah diantara keluarga besar SDIT Alam.
Tiba di Kaliurang sekitar jam 9 pagi. Rombongan langsung menuju hutan wisata. Di kanan kiri kita disambut oleh gerombolan monyet penghuni hutan. Wah, hati-hati dengan bawaaan. Bisa-bisa habis direbut sama kawanan monyet.
Salah satu obyek favorit adalah air terjun. Banyak pengunjung yang berpose diri untuk mengabadikan dirinya di depan air terjun. Termasuk juga ustadz-ustadzah.
Di dalam taman hutan selain menikmati pemandangan alam, juga saling ramah tamah mengenal satu keluarga dengan keluarga yang lain.
Di tengah acara tiba-tiba turunlah hujan. Semua peserta berhamburan mencari tempat berteduh. Alhamdulillah, ust. Irman selalu siap dengan terpalnya. Sehingga bisa menyelamatkan diri dari serbuan rintikan hujan.
Tapi apa daya, saking derasnya hujan membuat tempat berteduh semakin tidak berarti. Air hujan banyak yang masuk membasahi. Akhirnya diputuskan untuk pindah tempat berteduh di salah satu gazebo. Jadilah, alas terpal dijadikan payung besar untuk pindah tempat. "Wah, maunya piknik malah jadi outbound nih". "Emang ustadz-ustadzah SDIT Alam memang harus selalu siap siaga meski harus outbound sekalipun.
Bahkan ada pemandangan ekstrim yang selanjutnya terlihat dari lokasi air terjun. Air terjun yang tadinya bersahabat, setelah hujan deras berubah menjadi air terjun yang ganas. Dari atas mengucurkan air yang sangat deras dan berwarna coklat lumpur. Menandakan betapa banyaknya volume air yang mengalir dari permukaan atas bukit.
Bagikan
